PortalMadura.com

6 Cara Efektif Atasi Anak Yang Penakut

  • Sabtu, 1 Oktober 2016 | 07:00
6 Cara Efektif Atasi Anak Yang Penakut
ilustrasi

PortalMadura.Com – Rasa takut merupakan sesuatu yang sangat manusiawi, apalagi jika si buah hati yang mengalaminya. Namun juga perlu kita waspadai jika anak memiliki rasa takut yang berlebihan itu bisa mengganggu perkembangan kepribadian dan kejiwaannya.

Advertisement

Seorang anak yang memiliki rasa takut yang berlebihan akan memiliki mental yang lemah, sehingga akan mengalami krisis kepribadian. Berikut ini cara untuk membantu si kecil dalam menanggulangi rasa takutnya.

1. Jangan pernah mentertawakan atau melecehkan rasa takut si kecil. Rasa takut adalah manusiawi, siapapun termasuk orang dewasa berhak untuk merasa kawatir atau takut pada sesuatu. Berusahanlah untuk berempati dan membesarkan hatinya serta berusahalah untuk mencarikan solusinya.

2. Bantu si kecil untuk mengatasi rasa takutnya secara bertahap. Jika si kecil takut dengan kegelapan, nyalakan lampu tidur selama dia mau, bahkan kalau si kecil belum siap tidur dalam kegelapan, nyalakan lampu semalaman. Jika si buah hati takut dengan binatang tertentu seperti anjing, jelaskan bahwa ayah bunda akan melindungi dia dari binatang yang ia takuti.

3. Perbanyak aktifitas yang melibatkan orang dewasa atau anak lainnya. Hindari meninggalkan si kecil tanpa pemberitahuan. Jika bunda akan meninggalkan dia, informasikan kepadanya meski dia akan menangis. Katakan kepadanya kapan bunda akan kembali, jika memungkinkan berikan mainan kesayangan untuk mengalihkan perhatianya.

4. Jangan pernah mengancam akan meninggalkan mereka. Bagi si kecil berpisah dengan ayah bunda dapat menimbulkan ketakutan yang amat besar dan dapat memicu ketakutan dalam jangka panjang. Alih-alih mengancam akan meninggalkanya, seharusnya ayah bunda lebih meyakinkan si kecil bahwa ayah bunda akan selalu ada untuknya.

5. Rasa percaya diri dan keberanian berkembang secara bertahap, jika bunda mendapati si kecil suka cemas atau takut berlebih, hadapi mereka secara simpatik, bersabar, dan teruslah dorong untuk menumbuhkan keberanian dan rasa percayadirinya. Jangan berharap si buah hati berubah secara instant.

6. Hindari membicarakan rasa takut si kecil pada orang lain didepan mereka apa lagi jika disertai dengan nada mengolok-olok. Di usia ini, si buah hati sudah bisa merasakan malu atau marah karena menjadi bahan ceritaan yang menurutnya kurang bagus. (balitapedia.com/choir)

Advertisement
loading...
Advertisement
Iklan Murah

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional