PortalMadura.com

Awas, Ini 4 Bahaya Kerokan Bagi Kesehatan

  • Kamis, 8 September 2016 | 09:00
Awas, Ini 4 Bahaya Kerokan Bagi Kesehatan

PortalMadura.Com – Kerokan di saat masuk angin seakan menjadi kebiasaan tersendiri yang sulit dipisahkan oleh sebagian masyarakat terutama masyarakat Indonesia. Banyak yang mengatakan bahwa dengan mengerok badan dapat membuat tubuh menjadi lebih baik dan sehat.

Advertisement

Namun, tahukah Anda? Ternyata kerokan sangat berbahaya untuk kesehatan apalagi jika dilakukan dengan frekuensi berlebihan. Berikut inilah 4 dampak negatif kerokan.

1. Pelebaran pori-pori kulit
Ketika dikerok maka akan membuat permukaan kulit menjadi terbuka dan melebar. Inilah yang sebenarnya harus Anda hindari dari kerokan karena pelebaran pori-pori ini tentuk akan membuat virus dan bakter mudah masuk ke dalam tubuh. Bahkan, bakteri dan virus tersebut akan mudah masuk ke peredaran darah.

2. Ingin dikerok terus
4 dampak negatif kerokan selanjutnya adalah membuat tubuh selalu ingin dikerok terus ketika sedang masuk angin atau ketagihan. Untuk beberapa orang mengatakan bahwa setelah dikerok tubuh akan merasakan kehangatan yang nyaman sehingga inilah yang membuat mereka ketagihan.

3. Stroke
Kerokan dapat membuka peredaran pembuluh darah, apabila kebiasaan ini dilakukan terus-terusan maka akan membuat peredaran darah yang tadinya kecil juga ikut melebar. Apabila pembuluh darah semakin melebar bahkan pecah maka resiko penyakit stroke mengintai Anda.

4. Hati-hati ibu hamil bayi bisa prematur
Dapat membuat bayi menjadi prematur apabila ibu hamil masih terbiasa kerokan. Karena ketika kerokan tubuh akan memproduksi hormon sitokin yang membuat perang kontraksi. Jadi, kerokan pada ibu hamil terus-terusan dapat menyebabkan kontraksi dini dan mempercepat proses kelahiran bayi.

Walaupun Anda sudah terbiasa kerokan dan sangat menikmati kebiasaan ini, alangkah baiknya jika anda mengurangi bahkan berhenti kerokan. Bahaya kerokan di atas adalah bukti bahwa ternyata kerokan yang dilakukan secara terus-terusan sangat tidak dianjurkan oleh dunia medis. Semoga informasi ini bermanfaat. (efeksamping.com/Diyah)

Advertisement
loading...
Advertisement
Iklan Murah

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional