PortalMadura.com

Bangkalan Protes, DBH Migas Rugikan Daerah Penghasil

  • Selasa, 1 Agustus 2017 | 18:30
Bangkalan Protes, DBH Migas Rugikan Daerah Penghasil
Joko Supriyono
Loading...

PortalMaduram.Com, Bangkalan– Kepala Bagian (Kabag) Perekonomian Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangkalan, Madura, Jawa Timur, Joko Supriyono, menilai pembagian Dana Bagi Hasil (DBH) pengelolaan minyak dan gas bumi (Migas) tidak jelas kepada daerah.

Menurutnya, selama ini Pemkab Bangkalan tidak mengetahui berapa persentasi dari DBH atas ekploitasi migas yang beroperasi di kabupaten ujung barat Pulau Madura. Bahkan, daerah tidak pernah tahu berapa jumlah migas yang telah diproduksi oleh kontraktor kontrak kerjasama (K3S) yang ada di daerah itu.

“Selama ini pemkab, hanya dapat dari dana perimbangan, sementara dari produksinya belum pernah ada ke kita, karena jumlah produksi kita kan tidak pernah tahu berapa,” terang dia, Selasa (1/8/2017).

Meski wewenang dan pengelolaan atas migas merupakan domain pusat, menurutnya, daerah seharusnya juga harus mengetahui jumlah produksinya, sehingga ada kejelasan pembagian DBH yang harus diberikan kepada daearah.

“Kalau polanya seperti ini kan daerah yang dirugikan, kami hanya jadi penonton saja. Istilahnya kami yang memiliki kekayaan alam, tetapi tidak memberikan dampak bagi kami, kami tidak ikhlas kalau seperti ini,” cetusnya.

Dia juga mempertanyakan fungsi dan peran Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) yang merupakan perwakilan pemerintah pusat, yang seolah melakukan pembiaran atas masalah tersebut.

Oleh karena itu, daerah berencana akan mendatangi langsung melalui Kementerian ESDM untuk mempertanyakan kejelasan hasil migas yang ada di Bangkalan.

“Kami akan punya rencana kepihak Kementerian langsung, akan menanyakan peraturan participating interest (PI). Katanya kita dapat 10 persen, tapi ini belum ada kejelasan perhintungannya,” pungkasnya.(Hamid/Har)

Loading...
Advertisement
Iklan Murah

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional