PortalMadura.com

Begini Cara Kenali Fan Belt Mobil Anda Perlu Diganti

  • Minggu, 16 Juli 2017 | 15:00
Begini Cara Kenali Fan Belt Mobil Anda Perlu Diganti
ilustrasi
Loading...

PortalMadura.ComFan belt atau tali kipas di mesin mobil memiliki peran yang sangat penting. Sebab, komponen yang satu ini berfungsi untuk memutar beberapa unsur mesin. Misalnya pompa air (water pump), alternator, kompresor AC, idle puly serta kipas pendingin radiator.

Apabila tali kipas tersebut secara tiba-tiba putus di tengah jalan saat Anda berkendara, hal ini dapat dipastikan komponen yang disebutkan tadi bakalan tidak berfungsi seketika, dan bikin mobil Anda mogok.

Tidak heran, jika dilihat dari tugasnya fan belt memang memiliki umur penggunaan yang relatif singkat. Hal ini dikarenakan fan belt yang selalu bekerja mengikuti putaran mesin dan berada pada posisi terbuka, serta berhubungan dengan engine pully. Sehingga seringkali fan belt ini terekspos oleh berbagai gangguan seperti, terciprat air saat hujan atau melewati genangan.

Sebagaimana menurut mekanik bengkel Pit Stop di bilangan Jakarta Timur, Toha, bahwa semua gangguan itu akan menyebabkan fan belt mengalami kerusakan, yaitu munculnya bunyi berdecit.

Untuk itu, lanjut Toha, komponen yang satu ini perlu mendapatkan perawatan agar tidak mudah rusak, dengan selalu memperhatikan ruang mesin. Terutama mengatur kekencangan atau tegangan tali kipas dengan pas. Jangan terlalu kencang dan jangan terlalu kendor.

“Salah satu tanda fan belt sudah minta diganti dengan yang baru adalah timbulnya bunyi berdecit. Bunyi ini muncul akibat selip, karena karet sudah tidak bisa lagi memutar pulley dengan sempurna. Tanda lainnya karet sudah pecah-pecah,” ungkapnya.

Umumnya, untuk penggantian fan belt dilakukan setiap 30-40 ribu kilometer, dengan harga relatif murah yang beredar di pasaran dijual mulai Rp 50 ribu-Rp 500 ribu, tergantung merek dan jenis kendaraan. (metrotvnews.com/Salimah)

Loading...
Advertisement
Iklan Murah

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional