PortalMadura.com

Berdiri di Atas Tanah Sengketa, Ratusan Sekolah di Pamekasan Tidak Aman

  • Rabu, 2 November 2016 | 15:52
Berdiri di Atas Tanah Sengketa, Ratusan Sekolah di Pamekasan Tidak Aman
Ilustrasi

PortalMadura.Com, Pamekasan – Ratusan sekolah di Kabupaten Pamekasan, Madura, Jawa Timur berdiri di atas tanah sengketa. Dari 460 sekolah dasar negeri (SDN) yang ada, hanya 50 persen yang mengantongi sertifikat.

Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset (BPKA) Pamekasan, Taufikurrahman mengatakan, pihaknya akan berupaya agar sisa 50 persen tersebut segera bersertifikat guna menghindari sesuatu yang tidak diinginkan di kemudian hari.

“Sekolah yang telah jelas berdiri di atas tanah milik pemerintah akan segera kami sertifikat. Secara bertahan surat-suratnya akan kami serahkan kepada Badan Pertanahan Nasional (BPN),” katanya, Rabu (2/11/2016).

Dikatakan, pihaknya akan membenahi kepemilikan aset milik daerah yang masih amburadul. Sehingga, pemerintah kabupaten tidak terbebani oleh masalah masalah tanah serta aset lain di kemudian hari.

“Kami masih mencari dokumen yang membuktikan kepemilikan, sehingga saat dibuatkan sertifikasi tidak muncul klaim hak dari masyarakat,” tegasnya.

Menurutnya, selain lahan yang ditempati sekolah dasar, terdapat pula sebagian lahan yang ditempati sekolah menengah pertama (SMP) dan sekolah menengah atas (SMA) yang berdiri di tanah sengketa. Kondisi tersebut akan menjadi atensi khusus pemerintah untuk menyelesaikannya. (Marzukiy/choir)

loading...
Berita Pilihan

Hari Jadi Pamekasan

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional