PortalMadura.com

Budayawan Muda Ini Koleksi 6 Ribu Judul Buku Sastra Hingga Kama Sutra

  • Kamis, 6 Oktober 2016 | 17:35
Budayawan Muda Ini Koleksi 6 Ribu Judul Buku Sastra Hingga Kama Sutra
Ist. Perpustakaan Keluarga H. Ibnu Hajar
Loading...

PortalMadura.Com, Sumenep -Informasi menjadi bagian penting dalam kehidupan manusia. Baik untuk disampaikan kepada keluarga, teman, kenalan, lingkungan maupun masyarakat umum.

Untuk mencapai tujuan tersebut, membaca menjadi kebutuhan hidup sehari-hari. Yakni, sebuah aktivitas purba yang terus bertahan hingga saat ini. Namun, tak semua orang doyan membaca buku secara intensif. Hobi membaca buku merupakan salah satu “Anugerah” yang patut disyukuri.

Salah satunya, dilakoni oleh seorang budayawan muda, H. Ibnu Hajar, warga Jalan dr Cipto VII, Blok i, Nomor 14, Pondok Indah, Kolor Sumenep, Madura, Jawa Timur. Di kediamannya berlantai 2, seakan tak ada sudut atau ruang kosong dengan buku.

Misalnya, di ruang tamu berukuran 3×4 meter terdapat rak buku, ruang keluarga ukuran 7×4 meter dan di lantai atas bahkan kamar tidur pun berisi buku. Hanya dapur dan kamar mandi yang tidak ada rak bukunya. Judul buku yang tersedia cukup beragam, dari ideologi, politik, ekonomi, sosial, dan budaya (ipoleksosbud).

“Dari yang bernuansa sastra hingga buku klasik kama sutra, saya punya,” kata Ibnu Hajar pada PortalMadura.Com, Kamis (6/10/2016).

Said Abdullah

Pria yang hidup berdua dengan istri tercintanya, Siti Aisyah, mengaku suka mengoleksi buku sejak kelas 3 Madrasah Tsanawiyah (Mts) hingga saat ini.

Awalnya, hanya suka dan tidak mempunyai rak buku khusus. Namun, karena dirasa penting untuk diselamatkan, maka buku-buku itu dibuatkan tempat khusus dan menjadi perpustakaan keluarga.

Ia yang suka tersenyum mempersilahkan untuk berkunjung ke rumahnya jika membutuhkan buku untuk dibaca ditempat.

“Pengelolaannya masih manual. Kalau mau baca silahkan ke rumah, tapi maaf tidak untuk dipinjamkan (dibawa pulang, red),” ujarnya.

Ibnu sapaan akrab Ibnu Hajar, juga senang menulis. Sampai saat ini, sudah ada 19 judul bernuansa sastra. “Tanpa membaca dan menulis, sepertinya hampa dalam hidup saya,” katanya.

Sisihkan Pendapatan

Untuk memenuhi kebutuhan bahan bacaan berupa buku, ia belajar kreatif. Caranya, mengurangi belanja lain, tapi tanpa harus memotong belanja dapur.

“Jadi, dua persen dari pendapatan, saya sisihkan untuk beli buku setiap bulan. Dengan cara ini, saya bisa beli buku antara empat sampai enam judul,” pungkasnya.(Hartono)

Loading...
Advertisement
Iklan Murah

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional