PortalMadura.com

Bunda, Anak Anda Suka Cengeng? Ini Cara Hadapi dengan Tegas Tanpa Melukai

  • Sabtu, 11 Februari 2017 | 07:00
Bunda, Anak Anda Suka Cengeng? Ini Cara Hadapi dengan Tegas Tanpa Melukai
ilustrasi

PortalMadura.Com – Bagi sebagian orangtua tentu sudah tidak asing lagi dengan tangisan sang buah hati. Jika anak sudah cengeng, pasti ada suatu hal yang ingin disampaikan kepada sang Ibu, namun si kecil tidak bisa mengungkapkannya. Hal ini memang lumrah terjadi, terutama pada bayi.

Advertisement

Sebab pada saat itu, bayi menangis adalah sebagai sinyal ada sesuatu yang dibutuhkan, membuatnya tidak nyaman, atau tidak senang. Misalnya saat lapar, mengantuk, frustrasi, bahkan saat sedang bosan. Karena, menangis merupakan cara si kecil belajar untuk berkomunikasi pertama kali.

Namun, bagaimana jika Anak menangis dengan berlebihan dan di luar batas kewajaran?. Atau tumbuh dengan kondisi yang sedikit-sedikit menangis, gampang rewel, dan cengeng?. Sebagai orangtua pasti Anda jadi serba salah. Mau memarahi takut malah terluka dan tambah menangis. Sayangnya, kalau tidak segera ditangani sifat cengengnya makin menjadi.

Nah, sebenarnya ada beberapa cara dasar menghadapi anak yang cengeng. Dengan tips ini, diharapkan si kecil bisa lebih mudah dikendalikan dan bisa membantunya menstabilkan emosi serta perasaannya. Yuk simak caranya berikut ini:

Ubah Cara Pendekatan Anda
Anak cengeng itu bukan karena bawaan, tapi pengaruh di sekitarnya. Sikap Anda sebagai orangtua juga sangat mempengaruhi tumbuh kembangnya. Agar anak tidak cengeng dan manja, Anda perlu mengubah pendekatan Anda.

Abaikan yang Buruk, Berikan Perhatian pada yang Baik
Saat anak rewel dan menangis karena keinginannidak dipenuhi, Andaita coba belajar untuk mengabaikannya. Bukannya bermaksud egois, tapi Anda perlu mengambil sikap untuk tetap tenang seolah Anda tidak peduli dengan sikap buruknya tersebut.

Kalau Anda bisa konsisten dengan sikap ini, tantrum anak lama kelamaan akan semakin berkurang. Karena buah hati Anda akan mulai sadar kalau ia tidak akan mendapat perhatian atau apapun dengan menangis.

Begitu anak sudah tidak menangis atau rewel, Anda bisa memberinya pujian. Peluk dan berterima kasihlah padanya karena sudah mau berhenti menangis. Hal ini memang butuh waktu dan proses. Si kecil hanya perlu belajar dan memahami bagaimana ia harus mengendalikan diri dan mengondisikan emosinya setiap kali ada sesuatu yang berjalan tidak sesuai dengan harapannya.

Buat Aturan dan Batasan
Anak-anak perlu memiliki rutinitas, aturan, dan batasan. Tujuannya agar anak bisa lebih memahami mana yang boleh dan tidak untuk dilakukan pada saat-saat tertentu.

Misalnya, untuk membeli mainan, hanya boleh membelinya kalau sudah menabung yang cukup. Agar anak tidak rewel setiap kali keinginannya membeli mainan tidak dipenuhi, perlu ada aturan khusus untuk hal ini. Akan berat terasa di awal untuk menetapkan aturan ini, tapi anak nantinya bisa tumbuh dan belajar lebih dewasa lagi ke depannya.

Itulah beberapa tips jitu menghadapi sang buah hati yang cengeng, namun tetap tidak keras terhadap sang anak. Sebagai orangtua tentua sudah menjadi kewajiban untuk membimbing anak menjadi lebih baik lagi. Semoga bermanfaat ya, Bunda!. (vemale.com/Qory)

Advertisement
loading...
Advertisement
Iklan Murah
loading...

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional