PortalMadura.com

Bunda, Ini 6 Adab Bertamu Sesuai Syariat yang Perlu Anda Ajarkan Pada Anak

  • Rabu, 19 April 2017 | 17:00
Bunda, Ini 6 Adab Bertamu Sesuai Syariat yang Perlu Anda Ajarkan Pada Anak
ilustrasi

PortalMadura.Com – Orang tua memiliki kewajiban untuk mendidik anak-anaknya dalam hal apapun, salah satunya mengenai etika bertamu. Tidak dipungkiri, suatu saat mereka akan berkunjung ke rumah teman, saudara, dan kerabat tanpa didampingi orang tua.

Oleh karena itu, mulailah mengajarkan anak sejak berusia dini dan disertai contoh. Misalnya, ajak anak berkunjung bersama Anda dan mengikuti yang dilakukan orang tuanya saat bertamu. Tata cara bertamu ini pun telah diatur menurut Islam.

Berikut enam adab bertamu yang perlu diajarkan kepada anak sesuai syariat:

Mengucapkan Salam
“Wahai orang-orang yang beriman, janganlah kamu memasuki rumah yang bukan rumahmu sebelum meminta izin dan memberi salam kepada penghuninya. Yang demikian itu lebih baik bagimu agar kamu selalu ingat” (An Nur: 27).

“Jika kamu tidak menemui seorang pun di dalamnya, maka janganlah kamu masuk sebelum kamu mendapat izin. Dan jika dikatakan kepadamu: Kembali (saja)lah, maka hendaklah kamu kembali. Itu bersih bagimu dan Allah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan” (An-Nur 27-28).

Dua ayat di atas menerangkan, bahwa ketika berkunjung ke rumah kerabat ucapkan salam, seperti yang diperkuat sabda Rasulullah: “Keluarlah, ajari orang ini tata cara meminta izin, katakan kepadanya: Assalamu ‘alaikum, bolehkah saya masuk? Sabda Rasulullah tersebut didengar oleh orang (tamu), maka dia mengucapkan: “Akhirnya Nabi pun mempersilahkannya masuk rumah beliau” (HR. Abu Dawud).

Mengenalkan Diri
Hendaklah memperkenalkan diri ketika bertamu ke rumah orang. Rasulullah tidak menyukai orang yang tidak memperkenalkan dirinya saat bertamu.

Advertisement
Iklan Murah

Tentang orang yang bertamu dan tidak memperkenalkan diri pernah diceritakan dalam sebuah hadis: “Saya datang kepada Rasulullah untuk membayar utang ayahku. Lalu aku mengetuk pintu rumahnya. Lalu beliau bertanya, ‘Siapa itu?’ Lalu aku menjawab, ‘Saya’. Nabi berkata, ‘Saya?… Saya? … seakan-akan beliau tidak menyukainya” (HR. Bukhari).

Tidak Nyelonong
Ajarkan kepada anak untuk tidak masuk ke rumah temannya, walaupun pintu terbuka. Sebagaimana firman Allah: “Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu memasuki rumah yang bukan rumahmu sebelum meminta izin dan memberi salam kepada penghuninya,……” (QS An-Nur : 27).

Dilarang Masuk Bila Hanya Wanita di Dalamnya
Katakan kepada anak-anak Anda untuk tidak memasuki rumah teman atau kerabat wanita bila tidak ada suaminya di dalam rumah itu.

“Sesungguhnya Rasulullah melarang kami masuk di rumah wanita yang tidak ada mahramnya” (HR. Ahmad).

Segera Pulang
“Tetapi jika kalian diundang maka masuklah, dan bila telah selesai makan kembalilah tanpa memperbanyak percakapan,…” (Al Ahzab: 53).

Mendoakan Tuan Rumah
“Ya Allah…, berikanlah barakah untuk mereka pada apa yang telah Engkau berikan rizki kepada mereka, ampunilah mereka, dan rahmatilah mereka” (HR. Muslim).

Doakanlah kebaikan kepada tuan rumah yang telah menjamu. Lebih baik lagi jika tamu mendoakan seperti doa yang diucapkan Rasulullah. (okezone.com/Salimah)

Advertisement
Iklan Murah
Loading...
Advertisement
Iklan Murah

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional