PortalMadura.com

Desa Abaikan Pajak, DD dan ADD Akan Dipotong

  • Selasa, 9 Mei 2017 | 06:56
Desa Abaikan Pajak, DD dan ADD Akan Dipotong
ilustrasi

PortalMadura.Com, Bangkalan – Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Bangkalan, Madura, Jawa Timur, akan melakukan pemotongan terhadap dana desa (DD) dan alokasi dana desa (ADD) kepada setiap kepala desa (Kades) yang tidak bayar pajak.

Plt Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD), Bangkalan, Mulyanto Dahlan, mengaku akan melakukan pembinaan terlebih dahulu terhadap Kades yang minim kesadaran untuk bayar pajak.

“Saya sebenarnya tidak tahu kalau ada desa yang sulit bayar pajak, namun tetap akan saya usahakan dengan pembinaan agar semuanya dapat memenuhi kewajibannya,” ujarnya, Selasa (9/5/2017).

Pihaknya berjanji akan melakukan sosilisasi dan pelatihan dengan melibatkan petugas pajak, dan sebagai bentuk aplikasi untuk mematuhi kewajiban tersebut akan dilakukan pemotongan saat DD dan ADD dicairkan.

“Untuk mengatisipasi kelalaian bayar pajak, maka ketika pencairan DD atau ADD akan langsung dipotong pajak, sehingga pekerjaan yang bersumber dari DD atau ADD ini berjalan lancar, dan pajak juga terbayar,” ujarnya.

Advertisement
Iklan Murah

Mul sapaan akrabnya menduga kelalaian membayar pajak diperkirakan karena DD dan ADD belum juga turun. Sehingga pihaknya dapat memaklumi. “Wajar kalau ada yang lalai, karena DD atau ADD belum juga cair,” ujarnya.

Pencairan dana tersebut, masih menunggu kelengkapan berkas dari setiap desa diantaranya, LPJ tahun sebelumnya, anggaran pendapatan dan belanja desa (APBDes), Rencana Pembangungan Jangka Menengah Desa (RPJMDes) dan Rencana Kegiatan Pembangunan desa (RKPDes).

“Apabila semua sudah lengkap pasti segera dicairkan, saat ini masih kita bicarakan dengan koordinator camat se Bangkalan,” janjinya.

Sementara, Kepala Kantor Pelayanan Pajak Pratama Kabupaten Bangkalan, Moh Syafril mengakui bahwa para kepala desa minim kesadaran dalam menunaikan kewajiban untuk membayar pajak.

“Kades memang banyak yang lalai bayar pajak, saya tidak tahu kenapa,” ujarnya. (Sibolang/Har)

Advertisement
Iklan Murah
Iklan Murah
Iklan Murah
Iklan Murah
Iklan Murah
Iklan Murah
Iklan Murah
Iklan Murah
Advertisement
Iklan Murah

Berita Terbaru

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional