PortalMadura.com

Dugaan Korupsi Bansos Tuna Daksa Dilaporkan ke Kejari Sampang

  • Senin, 7 Agustus 2017 | 19:18
Dugaan Korupsi Bansos Tuna Daksa Dilaporkan ke Kejari Sampang
Pelapor

PortalMadura.Com, Sampang – Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Jatim Corruption Watch (JCW) Sampang (JCW) melaporkan dugaan penyelewengan bantuan sosial (bansos) 2014 untuk masyarakat tuna daksa di Kabupaten Sampang ke Kejaksaan Negeri (Kejari) setempat, Senin, 7 Agustus 2017.

Ketua Pegiat Jatim Corruption Watch (JCW) Sampang, H. Moh Tohir mengatakan, penyaluran bansos 2014 terindikasi tidak tersalurkan secara keseluruhan.

Hal tersebut diketahui adanya penderita tuna daksa bernama Suni (40) dan Syaiful Arif (46) keduanya warga Kampung Pandiyan, Jalan Delima Kelurahan Gunung Sekar, Kecamatan Kota Sampang mengaku tidak pernah mendapat bansos dari pemerintah Kabupaten Sampang.

Padahal, berdasarkan catatan daftar penerima bansos 2014, kedua penderita tuna daksa tersebut mendapat bansos kurang lebih sekitar Rp 3,5 juta per orang.

Kapolres Sumenep

“Jangan dilihat nominalnya, tapi ini sudah parah. Makanya kami laporkan kepada penegak hukum agar ditindak berdasarkan hukum yang berlaku,” tegasnya.

Ia berharap, penegak hukum segera memproses laporan dugaan tersebut, agar prilaku oknum tertentu mendapat balasan hukum yang setimpal.

Sementara, Kasi Intel Kejari Sampang, Joko Suharyanto, membenarkan adanya laporan dugaan penyelewengan dana bansos 2014.

“Laporannya sudah masuk ke kantor Kejaksaan, tapi kami dengar informasi, terkait dugaan dana itu juga masuk di kepolisian. Maka dari itu kami akan koordinasikan terlebih dahulu. Tapi jika tidak, maka kami tegaskan akan menindaklanjutinya,” janjinya.(Lora/Har)

Hut RI
Loading...
Advertisement
Iklan Murah

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional