PortalMadura.com

Emas Asli Atau Palsu? Ini Cara Membedakannya

  • Kamis, 20 Oktober 2016 | 13:00
Emas Asli Atau Palsu? Ini Cara Membedakannya
ilustrasi

PortalMadura.Com – Emas merupakan salah investasi yang sangat menguntungkan saat ini karena harga emas selalu berubah menjadi lebih mahal. Untuk Anda yang ingin berinvestasi dengan emas maka wajib hukumnya untuk mengetahui bagaimana caranya membedakan emas asli atau palsu.

Jika Anda ingin memeriksa apakah emas itu Asli atau palsu tanpa harus mengeluarkan biaya, berikut kami berikan beberapa cara yang bisa Anda lakukan sendiri dirumah.

Lihat ciri-ciri emas secara visual
Cara paling mudah yang untuk memeriksa apakah sebuah emas asli atau palsu adalah dengan melihat ciri-ciri visualnya. Amati tanda-tanda tertentu yang merupakan ciri emas murni. Biasanya dalam logam mulia atau perhiasan emas ada cap yang menandakan kadar emas, misal dalam fineness 1-999 atau 0.1-0.999 atau dalam karat 10K , 14K , 18K , 22K atau 24K. Jika tulisan terlalu kecil gunakan kaca pembesar untuk mempermudah pengamatan. Tetapi tidak semuanya memiliki cap, misal model-model lama. Dan emas palsu bisa jadi juga memiliki cap karat tersebut agar terlihat asli.

Cek perubahan warna
Gosok dengan jari pada bagian-bagian tertentu atau cari bagian yang kira-kira sering mendapat gesekan, misal sekitar tepi logam mulia atau koin emas. Emas palsu akan menampakkan warna logam lain yang berbeda di bawahnya sehingga terlihat warna emas tidak seragam dan bergradasi.

Mencium dan menggigit
Emas yang asli jika dicium tidak berbau amis, selain itu jika Anda melihat di film-film ada orang menggigit emas atau atlit Olimpiade menggigit medali emas yang baru mereka peroleh, hal tersebut lazim dan bukan tanpa tujuan. Gigit emas Anda dengan tekanan yang sedang. Cek apakah emas tersebut terdapat bekas gigitan. Secara teori, jika emas asli maka akan menunjukkan bekas goresan gigi, bekas tersebut semakin dalam jika emasnya adalah murni 24 karat.

Cara mengigit ini tentu bukan tes yang direkomendasikan, karena selain bisa merusak gigi bisa merusak kondisi fisik dari emas tersebut. Dan tentu saja para pemalsu masih bisa menggunakan timah berlapis emas yang juga cukup “empuk” untuk digigit.

Menggunakan magnet
Ini adalah tes yang mudah meski tidak menentukan pasti bahwa emas benar-benar asli, karena banyak logam lain juga yang non-magnetik yang bisa digunakan sebagai emas palsu. Minimal kita tahu bahwa emas kita bukan logam besi yang dilapisi emas. Gunakan sebuah magnet yang kua, pegang magnet dan arahkan pada emas. Emas bukanlah logam magnetik , sehingga jika emas yang kita uji tertarik ke magnet dan menempel bisa dipastikan bahwa emas tersebut palsu.

Menggoreskannya pada keramik atau kertas
Ini juga salah satu cara mudah untuk mengetahui apakah emas asli atau palsu. Tetapi perlu diingat untuk menguji ini ada resiko logam mulia emas yang diuji akan tergores. Anda bisa memakai piring keramik polos atau keramik lantai. Setelah digosok jika terbentuk lapisan hitam maka itu adalah pirit yang dilapisi emas pada bagian atas atau hanya pirit dan sebaliknya jika setelah digosok terbentuk warna kuning maka itu adalah emas. Pirit adalah senyawaan dari besi dengan belerang dengan warna kuning serta memiliki kilau seperti emas, pirit memiliki rumus kimia FeS2.

Selain keramik, Anda bisa juga menggunakan kertas untuk menguji keaslian emas. Sebagai perbandingan, coba goreskan uang logam pada kertas, dengan uang logam yang digoreskan pada kertas akan meninggalkan goresan berwarna hitam, sedangkan jika emas itu asli maka tidak akan ada goresan sama sekali.

Uji densitas massa jenis emas
Sangat jarang logam dengan kepadatan (dentitas/massa jenis) melebihi kepadatan emas. Kepadatan emas murni 24K adalah sekitar 19,3 g/ml , jauh melebihi kebanyakan logam lainnya. Mengukur kepadatan emas adalah salah satu cara paling rumit dan paling presisi untuk mengetahui emas asli atau palsu. Sebagai aturan praktis, semakin tinggi kepadatan maka semakin murni emas. (luvizhea.com/choir)

loading...

Hari Jadi Pamekasan

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional