PortalMadura.com

Hati-hati, Ini 5 Jenis Bau Pada Vagina yang Wajib Anda Ketahui

  • Senin, 17 Juli 2017 | 09:00
Hati-hati, Ini 5 Jenis Bau Pada Vagina yang Wajib Anda Ketahui
ilustrasi
Loading...

PortalMadura.Com – Setiap tubuh seseorang secara alami memproduksi bau yang khas. Tidak hanya di bagian ketiak, organ intim pun memiliki aroma tertentu. Terkadang, bagian ini berbau tidak sedap, sehingga mereka harus mengetahui penyebabnya.

Akan tetapi, Anda hanya perlu khawatir jika bau tidak sedap pada vagina itu disertai dengan gejala lain, seperti gatal atau nyeri saat buang air kecil. Karena, hal itu bisa pertanda infeksi virus atau bakteri pada vagina.

Berikut lima jenis bau vagina yang perlu Anda waspadai:

Bau Roti
Jika vagina berbau menyerupai roti maka Anda harus mewaspadai infeksi jamur. Hal ini bisa terjadi karena kebersihan yang kurang terjaga di bagian vagina seperti enggan mengganti celana dalam lebih dari dua hari meski dalam kondisi berkeringat.

Busuk
Jika Anda mencium bau busuk di bagian organ intim, maka ini waktu yang tepat bagi Anda untuk mengonsultasikannya pada dokter spesialis kandungan.

Bisa jadi bau busuk muncul ketika ada tampon yang tersesat di organ intim Anda hingga membusuk.

Amis
Jika organ intim memancarkan bau amis yang begitu kuat meski Anda tidak sedang menstruasi, maka waspadai dua kemungkinan infeksi vagina yakni bakteri vaginosis atau trikomoniasis.

Infeksi bakteri vaginosis terjadi karena pertumbuhan bakteri yang berlebih dan gangguan keseimbangan pH vagina. Sedangkan infeksi trikomoniasis terjadi karena penularan melalui hubungan seksual dengan penderita. Beberapa gejalanya antara lain muncul cairan berwarna kehijauan, sakit saat buang air kecil, dan berbau amis.

Bau Logam
Hal ini merupakan kondisi normal yang terjadi saat menstruasi. Darah yang mengandung zat besi bercampur dengan aroma alami vagina sehingga memancarkan bau logam.

Aroma Bawang
Nah, jika Anda mencium bau seperti bawang dari area vagina, maka ini menunjukkan bahwa Anda terlalu banyak mengonsumsi masakan yang mengandung bawang.

Kondisi ini normal namun bisa menjadi indikator bagi Anda untuk tidak berlebihan dalam mengonsumsi makanan tertentu. (suara.com/Salimah)

Loading...
Advertisement
Iklan Murah

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional