PortalMadura.com

Inilah Bahaya Keluar Keringat Berlebihan bagi Kesehatan

  • Selasa, 15 November 2016 | 09:00
Inilah Bahaya Keluar Keringat Berlebihan bagi Kesehatan
ilustrasi

PortalMadura.Com – Berkeringat adalah salah satu proses metabolisme saat tubuh berupaya menyesuaikan suhu tubuh dengan lingkungan dengan cara mengeluarkan cairan mengandung garam melalui kelenjar keringat.

Lain halnya dengan keringat berlebih yang cenderung terjadi tanpa adanya pemicu yang dapat membuat seseorang merasa terganggu, dan menurunkan kepercayaan diri. Selain itu, kondisi ini disebut dengan hyperhidrosis dan biasanya terjadi disebabkan oleh adanya penyakit tertentu.

Berikut adalah daftar penyakit yang mungkin terjadi jika Anda mengalami keringat berlebih.

1. Demam
Demam terjadi jika suhu tubuh naik sampai diatas batas normal. Demam bisa terjadi pada berbagai jenis infeksi batreri dan virus.

2. Makanan atau minuman tertentu
Minuman panas dan minuman yang mengandung kafein atau alkohol bisa membuat kita berkeringat. Makanan pedas juga bisa menyebabkan berkeringat.

3. Obat-obatan
Beberapa anti-psikosa yang digunakan untuk mengobati kelainan jiwa, morfin, tiroksin dosis tinggi, overdosis obat pereda nyeri.

4. Hipertiroidisme
Kadang kelenjar tiroid menghasilkan sejumlah besar hormon tiroksin. Hal ini bsa menyebabkan penurunan berat badan, denyut jantung yang cepat atau tidak teratur, gelisah, peningkatan kepekaan terhadap panas dan keringat yang berlebihan.

5. Serangan jantung
Serangan jantung terjadi jika aliran darah ke otot jantung berkurang. Gejalanya adalah nyeri dada yang menyebar ke bahu, lengan atau punggung, sesak nafas dan keringat berlebihan.

6. Menopause
Wanita yang memasuki masa menopause bisa mengalami hot flashes. Hal ini terjadi karena adanya penurunan kadarestrogen. Beberapa wanita menopause bahkan sering terbangun pada malam hari karena pakaiannya basah oleh keringat.

7. Hipoglikemia
Kadar gula darah yang rendah sering dijumpai pada penderita diabetes yang mengkonsumsi insulin atau obat anti-diabetes-oral. Gejala awalnya adalah berkeringat, badan gemetaran, lemah, lapar dan mual. Hipoglikemia juga bisa terjadi setelah makan, terutama pada orang-orang yang telah menjalani pembedahan lambung atau usus.

8. Tuberkulosis
Salah satu gejala tuberkulosis adalah berkeringat di malam hari.

9. Malaria
Gejala malaria berhubungan dengan siklus hidup parasit penyebabnya. Pada awalnya penderita menggigil, sakit kapala, mual dan muntah; ketika suhu tubuh mulai turun, akan keluar banyak keringat.

Itulah macam-macam penyakit yang bisa terjadi karena keringat yang berlebihan. (inicaraku.com/Diyah)

loading...
Berita Pilihan

Hari Jadi Pamekasan

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional