PortalMadura.com

Lahan Produktif Menyusut 7.500 Hektar Pertahun, Aktivis PMII Sumenep Demo Disperta

  • Senin, 26 September 2016 | 13:21
Lahan Produktif Menyusut 7.500 Hektar Pertahun, Aktivis PMII Sumenep Demo Disperta

PortalMadura.Com, Sumenep – Puluhan aktivis Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesi (PMII) Rayon Universitas Wiraraja (Unija) melakukan aksi ke Kantor DPRD dan Kantor Dinas Pertanian dan Tanaman Pangan (Disperta) Sumenep, Madura, Jawa Timur, Senin (26/9/2016).

Mereka mempertanyakan kebijakan Dinas Pertanian yang dinilai lemah dalam pengawasan terhadap lahan produktif dan banyak dikuasai oleh investor luar daerah. Protes mereka dilambangkan dengan membawa cangkul dan poster bertuliskan kecaman serta teatrikal.

“Lahan pertanian di Sumenep semakin menyusut sekitar 7.500 hektar setiap tahunnya akibat alih fungsi. Seperti untuk perumahan yang tidak menguntungkan terhadap pemkab,” teriak korlap aksi, Hakim, dalam orasinya.

Menurutnya, meski ada Peraturan Daerah (Perda) Nomor 12 tahun 2013 tentang RT, RW, dinilai tidak berfungsi sebagaimana mestinya.

“Ini tidak bisa dibiarkan, harus ada ketegasan dari pihak terkait,” tegasnya. “Maka Disperta harus bertanggungjawab,” tambahnya.

Sementara, Kepala Disperta Sumenep, Bambang Heriyanto, saat menemui pendemo, menyatakan akan melindungi lahan produktif.

“Secara teknis, lahan kita cukup produktif, dengan perkembangan dan kemajuan yang sangat pesat, alih pungsi lahan yang menyusut itu menjadi industri atau perumahan, sedangkan kebutuhan akan lahan juga meningkat,” dalihnya.

Pihaknya berjanji tetap akan melindungi lahan produktif yang berada di Sumenep. “Saat ini, ada 1,505 poktan, setiap lahan produktif harus melalui verifikasi dan survei lapangan, apakah masuk lahan produktif atau tidak, ini menjadi pekerjaan kami agar tetap terjaga,” tandasnya. (Bahri/choir)


loading...

Hari Jadi Pamekasan

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional