PortalMadura.com

Langit Amerika Serikat Gelap

  • Selasa, 22 Agustus 2017 | 01:05
Langit Amerika Serikat Gelap
Gerhana Matahari Total di Amerika Serikat (Foto: REUTERS/Mike Blake)
Loading...

PortalMadura.Com – Gerhana matahari total kembali melintasi Amerika Serikat, Senin (21/8/2017). Masyarakat pun antusias menyaksikan fenomena langka ini. Dilansir Reuters, terakhir gerhana matahari total di AS terjadi pada 99 tahun lalu atau sekitar tahun 1918.

Jutaan masyarakat AS sudah menyiapkan alat-alat, seperti teleskop, kamera, dan kacamata pelindung khusus untuk melihat langsung gerhana matahari total. Bahkan ada yang rela membawa tenda demi mengabadikan gerhana.

Bayangan bulan yang melintas langsung di depan matahari akan menutupi seluruh permukaan kecuali lingkaran cahaya korona surya. Fenomena ini menjadi peristiwa astronomi yang menarik masyarakat dalam sejarah manusia.

Sebanyak 12 juta orang yang tinggal di zona sepanjang 17 mil (113 km) dan 2.500 mil (4.000 km) dapat menyaksikan gerhana pada titik penuhnya hanya dengan berjalan ke luar dan melihat langit. Sedangkan, jutaan orang lain rela melakukan perjalanan jauh untuk melihat gerhana.

Nancy Conway (57), seorang kepala sekolah, mengatakan bahwa dia sengaja melakukan perjalanan jauh bersama keluarga dari Lynn, Massachusetts, menggunakan mobil pribadi miliknya untuk menyaksikan gerhana matahari total.

“Ini adalah pengalaman sekali dalam seumur hidup,” ungkap Conway sambil duduk di kursi taman menghadap ke arah pelabuhan.

Gerhana pertama kali muncul di Depoe Bay, Oregon, pada pukul 10.15 pagi waktu setempat. Fenomena gerhana matahari total berlangsung selama dua menit. Seketika langit pun berubah dari cerah menjadi gelap. Masyarakat pun telah bersiap sejak pukul 06.00 pagi.

Sementara itu, gerhana matahari sebagian akan muncul di seluruh bagian Amerika Utara.

Gerhana matahari total berikutnya dapat disaksikan warga Amerika Serikat pada tahun 2024.(kumparan.com)

Loading...
Advertisement
Iklan Murah

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional