PortalMadura.com

Menteri Agama RI: Tak Ada Ajaran Agama Perbolehkan Aksi Kekerasan

  • Senin, 14 November 2016 | 15:27
Menteri Agama RI: Tak Ada Ajaran Agama Perbolehkan Aksi Kekerasan
Lukman Hakim Saifudin

PortalMadura.Com, Sumenep – Menteri Agama RI, Lukman Hakim Saifudin mengatakan, tidak satu pun agama di dunia ini yang memperbolehkan aksi kekerasan terhadap agama lain, termasuk pada tempat ibadah.

“Pelemparan bom molotov di depan Gereja Oikumene Samarinda, Kalimantan Timur yang menyebabkan sejumlah anak luka-luka itu sudah tidak sesuai ajaran agama apapun,” ungkap Menteri Agama RI, Lukman Hakim Saifudin saat menghadiri penutupan Kesyukuran 64 Pondok Pesantren (PP) Al Amin Prenduan Sumenep, Senin (14/11/2016).

Menurutnya, semua agama melarang terhadap aksi kekerasan dan mengajarkan kebaikan serta menjaga hubungan baik terhadap pemeluk agama lain. “Seharusnya aksi kekerasan tersebut tidak dilakukan,” ucapnya.

Untuk mengusut kasus tersebut, pihaknya menyerahkannya pada penegak hukum yakni kepolisian untuk mengungkap siapa dibalik aksi kejadian bejat tersebut.

“Kami serahkan semuanya kepada polisi untuk mencari siapa dibalik kejahatan tersebut. Kami yakin polisi bisa menemukan siapa aktor dibalik tersebut,” tegasnya.

Sebelumnya, ledakan bom molotov terjadi seusai jamaah melakukan ibadah, di depan Gereja Oikumene Samarinda, Kalimantan Timur, Minggu (13/11/2016). Pelaku, J (32) yang melemparkan bom molotov berhasil diamankan ketika hendak melarikan diri ke Sungai Mahakam. (arifin/choir)

loading...
Berita Pilihan

Hari Jadi Pamekasan

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional