PortalMadura.com

Moms, Belajar dengan Cara Ini Bisa Bikin Balita Anda Lebih Pintar

  • Rabu, 12 Juli 2017 | 07:00
Moms, Belajar dengan Cara Ini Bisa Bikin Balita Anda Lebih Pintar
Ilustrasi
Loading...

PortalMadura.Com – Salah satu pekerjaan yang paling sulit bagi ibu atau pengasuh yaitu mengurus anak balita untuk duduk diam dalam kelas selama 15 menit. Saat mereka terlalu aktif dalam aktivitasnya sendiri tidak heran membuat kebanyakan orang merasa kewalahan saat menjaga.

Seharusnya hal ini menjadi keuntungan dan kesempatan bagi orang tua. Karena, aktifnya si kecil ternyata bisa lebih menyerap pelajaran dibandingkan saat mereka duduk manis di kursi.

Hal ini terungkap dari penelitian yang dilakukan tim dari Coventry University, Inggris. Penelitian ini dilakukan dengan melihat kemampuan anak setelah dibacakan dongeng The Gruffalo, cerita tentang beruang yang suka bermain di hutan. Sebanyak 74 anak dari 3 sekolah pre-school terlibat dalam penelitian ini. Mereka dibagi dalam tiga kelompok.

Kelompok pertama, yang hanya dibacakan dongeng sambil duduk tanpa ada aktivitas fisik. Kelompok kedua dibacakan dongeng dengan sambil melakukan sedikit aktivitas fisik. Sementara kelompok kedua dibacakan dongen sambil bergerak dan bersuara mengikuti binatang-binatang dalam cerita. Aktivitas dilakukan selama 2 kali seminggu selama 6 minggu, durasinya antara 20 hingga 30 menit.

Said Abdullah

“Kami tidak tahu apa hasilnya jika kami mengintegrasikan dongeng dan gerakan secara bersamaan, tetapi ternyata sangat mengejutkan,” ujar Michael Duncan, Profesor Applied Sport and Exercise Science di Coventry University, yang juga kepala penelitian seperti dikutip dari Fatherly.

Hasil penelitian menunjukkan pada kelompok ketiga yang dibacakan dongeng sambil melompat, berlari, melempar, berjalan, berseluncur serta mengikuti gerakan dan suara binatang hutan, sekor kemampuan motorik dan bahasanya lebih tinggi yaitu 10. Sementara skor pada anak-anak di kelompok keduanya hanya 6 dan di kelompok pertama hanya 3,4.

“Efek gerakan fisik sangat signifikan terhadap skor kemampuan motorik dan bahasa. Kombinasi keduanya ternyata saling bersinergi dan saling melengkapi. Hal ini bisa terjadi kemungkinan besar karena aktivitas fisik meningkatkan distribusi oksigen di lobus frontal otak, yang membantu meningkatkan kemampuan kognitif,” ujar Duncan.

Jadi, jika balita di rumah sedang dibacakan dongeng atau diajarkan kata-kata baru, bahasa asing atau doa-doa harian, jangan langsung menyuruhnya duduk diam. Gerakan fisik tersebut membantu anak menyerap secara maksimal apa yang sedang diajar oleh orang-orang di sekelilingnya. (dream.co.id/Putri)

Loading...
Advertisement
Iklan Murah

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional