PortalMadura.com

OKP se-Bangkalan Deklarasi ‘Agenda Selamatkan Bangsa’ Awali Demo Besar-Besaran Besok

  • Rabu, 19 Oktober 2016 | 23:18
OKP se-Bangkalan Deklarasi ‘Agenda Selamatkan Bangsa’ Awali Demo Besar-Besaran Besok
Ist. Deklarasi

PortalMadura.Com, Bangkalan – Seluruh Organisasi Kemasyarakatan Pemuda (OKP) se-Kabupaten Bangkalan, Madura, melakukan deklarasi evaluasi kinerja pemerintahan Jokowi-JK pasca terpilih pada Pemilu Presiden 2014.

OKP se-Bangkalan itu, menyatakan sikapnya dengan tagline “Agenda Selamatkan Bangsa”. Deklarasi dipimpin langsung oleh para aktivis dan empat petinggi OKP, yakni Cabang Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (PC IMM) Bangkalan, PC Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Bangkalan, dan PC Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Bangkalan.

Serta, PC Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Bangkalan, berlangsung di Halaman Taman Makam Pahlawan Bangkalan, sejak pukul 15.00 hingga 17.30 WIB, Rabu (19/10/2016).

Para Ketua Umum OKP tersebut menyuarakan aspirasinya dalam mengevaluasi dua tahun kinerja Jokowi-JK melalui agenda selamatkan bangsa.

Ketua Umum PC GMNI Bangkalan, Qomaruddin, mengatakan dalam orasinya, bahwa selama 2 tahun pemerintahan Jokowi, belum bahkan tidak ada prestasi yang patut dibanggalan oleh pemerintah.

“Kita lihat data pembangunan, data sektor pendidikan, pangan, hankam, dan lain sebagainya, tidak ada perkembangan, bahkan cenderung merosot, maka dari itu kami disini untuk mengingatkan bapak presiden,” teriaknya lantang.

Senada dengan itu, Syarif Hidayatulloh, Ketua Umum PC IMM Bangkalan menegaskan, bahwa stagnansi hingga kemerosotan demi kemerosotan yang dialami oleh negeri ini harus segera disikapi.

“Negeri ini berada dalam keadaan darurat, oleh karena itu kami teriakkan Agenda Selamatkan Bangsa. Bukan hanya secara nasional, tapi juga pada pemerintahan daerah yang juga mengalami stagnansi dan kemerosotan di berbagai bidang,” katanya.

Pihaknya juga menuntut adanya evaluasi dan pembenahan, dan jika pemerintah baik presiden ataupun pemerintah daerah tidak sanggup, para aktivis meminta untuk turun dari jabatannya.

Sementara, Ketua Bidang Hikmah PC IMM Bangkalan, Harbul Fihar juga turut menyampaikan orasinya, bahwa pemerintahan Jokowi-JK telah gagal dalam melakukan pemerataan pembangunan pada berbagai sektor, serta gagal dalam menyejahterakan rakyat.

“Jokowi telah gagal, para penguasa dan pemodal semakin menggila, sementara kaum miskin makin sengsara, kaum mustadh’afin semakin meronta-ronta,” ujarnya dengan nada garang.

Senada dengan berbagai orasi sebelumnya, Angga, Ketua Umum PC HMI Bangkalan mengemukakan, gagalnya agenda nawacita Jokowi, revolusi mentalnya pun tidak tau sudah berjalan sejauh mana.

“Itu agenda Jokowi dulu, mana yang terealisasi dengan baik dan secara nyata bisa dirasakan dampak positifnya oleh rakyat, dan bukan hanya di nasional, kami juga menyoroti bagaimana kinerja pemerintahan bupati makmun di Bangkalan yang juga mandeg (stagnan), gagal total,” tandasnya.

Massa dari berbagai OKP tersebut menjadwalkan turun jalan, Kamis (20/10/2016). Targetnya adalah sektor-sektor penting seperti Gedung DPRD Bangkalan dan Kantor Bupati Bangkalan.

Aksi tersebut sekaligus memeringati tepat 2 tahun dilantiknya Jokowi-JK. Para Ketua Umum OKP pun akan membawa massa besar dan berkelanjutan bilamana tuntutan mereka tidak diindahkan oleh pihak-pihak terkait. (Ubay/Hartono)

loading...
Berita Pilihan

Hari Jadi Pamekasan

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional