PortalMadura.com

Para Penegak Hukum, Ini 4 Pesan Rasulullah yang Perlu Anda Ketahui

  • Senin, 28 November 2016 | 17:00
Para Penegak Hukum, Ini 4 Pesan Rasulullah yang Perlu Anda Ketahui
ilustrasi

Portalmadura.Com“Hai orang-orang yang beriman hendaklah kamu jadi orang-orang yang selalu menegakkan kebenaran karena Allah, menjadi saksi dengan adil. Dan janganlah sekali-kali kebencianmu terhadap sesuatu kaum, mendorong kamu untuk berlaku tidak adil. Berlaku adil lah, karena adil itu lebih dekat kepada takwa. Dan bertakwalah kepada Allah, sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan” (QS. Al Maa-idah : 8).

Maka dari itu, penegakan supremasi hukum merupakan keniscayaan. Karena, tegaknya hukum akan melahirkan suatu kepastian. Kepastian tentang yang benar (al-haq) dan mana yang salah (al-bathil). Sayangnya, saat ini mungkin Anda masih menyaksikan keadilan lebih berpihak kepada orang berduit, sehingga muncul istilah yang dipelesetkan “kasih uang habis perkara”.

Rakyat kecil sering kali terpinggirkan, sedangkan persoalan sederhana ditangani secara berlebihan. Persoalan yang seharusnya diselesaikan menurut ukurannya, malah menjadi lebar dan luas hanya karena tidak mampu menempatkan persoalan secara proporsional.

Seharusnya, hukum berpihak kepada kebenaran dan rasa keadilan itu sendiri. Berkaitan dengan penegakan hukum, Rasulullah berpesan secara khusus kepada penegak hukum agar dapat menjalankan tugasnya dengan baik dan benar.

Berikut empat pesan Rasulullah untuk para penegak hukum:

Memutuskan Perkara secara Adil
Rasulullah bersabda: “Barang siapa yang menjadi hakim lalu menghukumi dengan adil, niscaya ia akan dijauhkan dari keburukan,” (HR Tirmidzi).

Tipologi Hakim
Sebagaimana sabda Rasulullah: “Hakim itu ada tiga, dua di neraka dan satu di surga. Seseorang yang menghukumi secara tidak benar, padahal ia mengetahui mana yang benar maka ia masuk neraka. Seorang hakim yang bodoh lalu menghancurkan hak-hak manusia maka ia masuk neraka. Dan, seorang hakim yang menghukumi dengan benar maka ia masuk surga,” (HR Tirmidzi).

Tidak Meminta Jabatan Hakim
Rasulullah bersabda: “Barang siapa mengharap menjadi seorang hakim maka (tugas dan tanggung jawab) akan dibebankan kepada dirinya. Dan barang siapa tidak menginginkannya maka Allah akan menurunkan malaikat untuk menolong dan membimbingnya dalam kebenaran,” (HR Tirmidzi).

Jangan Silau Menjadi Hakim
Sebagaimana sabda Rasulullah: “Barang siapa yang diberi jabatan hakim atau diberi kewenangan untuk memutuskan suatu hukum di antara manusia, sungguh ia telah dibunuh tanpa menggunakan pisau,” (HR Tirmidzi).

Oleh karena itu, Anda harus menaruh hormat kepada setiap aparat penegak hukum yang masih tegar dan setia membela kebenaran dan keadilan. Wallahu a’lam. (republika.co.id/Salimah)

loading...

Hari Jadi Pamekasan

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional