PortalMadura.com

Penerbitan Surat Keterangan Sehat Cakades Lumpuh Diduga Ada Permainan

  • Kamis, 30 Oktober 2014 | 17:15
Penerbitan Surat Keterangan Sehat Cakades Lumpuh Diduga Ada Permainan
Rasidi Dibonceng Istrinya

PortalMadura.Com, Sumenep – Lolosnya Rasidi (33), warga Desa Poteran, Kecamatan/Pulau Raas, Sumenep, Madura, Jawa Timur, yang maju sebagai kandidat calon kepala desa (Cakades) pada pemilihan kepala desa (Pilkades) 2014 di Desa Poteran, terus dipersoalkan oleh warga setempat.

Cakades yang mengalami lumpuh pada separuh anggota tubuhnya, ditengarai tidak akan maksimal menjalaankan tugas dan fungsinya (Tufoksinya) sebagai kepala desa jika ia terpilih. Anehnya lagi, sudah tahu dia menderita lumpuh dan harus dipapah bila ia mau keluar rumah, ternyata mendapat surat keterangan sehat oleh rumah sakit daerah (RSD) dr. Moh. Anwar Sumenep.

Sehingga dengan terbitnya surat keterangan sehat tersebut, Rasidi bisa melenggang maju sebagai cakades pada pemilihan kepala desa di Desa Poteran, Kecamatan/Kepualauan Raas, Sumenep. Sementara masyarakat yang tidak setuju dengan penerbitan surat keterangan sehat tersebut, terus mempermasalahkan surat keterangan sehat yang dikeluarkan rumah sakit, dan meminta pihak rumah sakit meninjau ulang penerbitan surat keterangan sehat pada Rasidi.

“Ini pasti ada kongkalikong antara pihak rumah sakit dengan calon kepala desa, masak sudah tahu orang yang meminta surat keterangan sehat itu lumpuh dan tidak bisa berjalan, masih dibuatkan surat keterangan sehat, dan ini harus diklarifikasi oleh pihak rumah sakit,” kata Mathani (40), warga Desa Poteran, Kecamatan/kepulauan Raas, Kamis (30/10/2014).

Sementara dr. Susiyanto, selaku petugas rumah sakit yang memberikan rekomendasi surat keterangan sehat pada setiap calon kepala desa, membantah dirinya kongkalikong dengan cakades. Surat keterangan sehat yang diberikan pada setiap cakdes yang membutuhkan sudah sesuai prosedur, yakni pemohon harus datang sendiri dan membawa Kartu tanda Penduduk (KTP).

Selanjutnya, petugas rumah sakit akan mengecek tensi darah yang bersangkutan, kemudian menimbang berat badan serta mengukur tinggi badan. Dan selama dirinya melakukan pengecekan kesehatan cakades, dirinya mengaku tidak pernah menemui cakades yang badannya lumpuh, atau menderita gangguan fisik lainnya.

“Tidak benar kalau kami memberikan surat keterangan pada cakades yang fisiknya bermasalah, kalaupun ada yang seperti itu ada kemungkinan ada unsur permaianan diluar,” kata dr. Susiyanto, saat dtemui wartawan.

Disinggung soal tanda tangan dirinya dalam surat keterangan sehat, yang dimiliki cakades lumpuh itu, Susi mengklaim dirinya tidak pernah memberikan surat keterangan, apalagi menandatangani surat keterangan sehat pada cakades lumpuh. Dan selama dirinya melakukan pemeriksaan kesehatan cakades, tidak satupun yang ditemukan mengalami cacat fisik apalagi lumpuh.

“Kalau memang benar ada cakades lumpuh yang mendapat surat keterangan sehat dari rumah sakit, berarti ini pemalsuan atau ada permainan diluar sistem, bisa saja ini terjadi dan cakades memakai orang lain untuk meminta surat keterangan sehat,” pungkasnya.

Sementara cakades yang akan maju pada Pilkades Desa Poteran 2014, ada tiga kandidat yakni, Adha Triardy, Sarmade dan Rasidi. Tiga kandidat cakades tersebut sudah melengkapi adminitrasinya dan menyetorkannya pada panitia, namun oleh warga satu orang kandidat masih dipermasalahkan oleh warga, karena tubuhnya lumpuh dan tidak bisa berjalan.(dien/htn)

Advertisement
Iklan Murah
Loading...
BAZNAS sumenep
Advertisement
Iklan Murah

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional