PortalMadura.com

Penjaringan Ketua STAIN Pamekasan Diduga Kongkalikong

  • Rabu, 31 Agustus 2016 | 16:21
Penjaringan Ketua STAIN Pamekasan Diduga Kongkalikong
Demo STAIN Pamekasan
Loading...

PortalMadura.Com, Pamekasan – Puluhan mahasiswa Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Pamekasan, Madura, Jawa Timur melakukan aksi unjuk rasa di kampus mereka di Jalan Panglegur KM 04, Rabu (31/8/2016).

Mahasiswa mempertanyakan adanya indikasi nipotisme atas pelaksanaan penjaringan calon ketua STAIN. Sebab, dari sekian kandidat yang lolos verifikasi, salah satunya ditengarai tidak memenuhi persyaratan yang telah ditentukan.

“Kami menuntut calon Ketua STAIN yang tidak memenuhi syarat administrasi sesuai dengan batas waktu yang sudah ditentukan oleh Panitia Penjaringan Ketua STAIN harus mundur,” teriak Fauzi dalam orasinya.

Mahasiswa yang mengatasnamakan Gerakan Peduli Kampus (GPK) itu juga meminta panitia seleksi penjaringan bertanggungjawab atas tindakannya yang melanggar Peraturan Menteri Agama (PMA) RI nomor 68 tahun 2015.

Said Abdullah

“Bagi kami berbicara nipotisme sudah terlambat, karena semuanya ada ketentuannya. Menurut saya, kalau segala hal yang ada hubungan darah kemudian dianggap nipotismes itu juga tidak fair, karena nipotisme itu bukan hanya sebatas ada hubungan darah,” kilah Ketua II STAIN Pamekasan, Achmad Muhlis.

Dikatakan, semua pejabat yang menduduki tempat strategis saat ini sudah sesuai dengan golongan atau pangkat mereka sebagaimana persyaratan yang ditentukan Baperjakat Jakarta. Tidak ada kongkalikong meski mereka memiliki hubungan darah dengan pimpinan STAIN.

Perlu diketahui, adapun calon Ketua STAIN Pamekasan yang lolos verifikasi adalah Dr. Ainurrahman Hidayat, M. Hum, Dr. H. Mohammad Kosim, M. Ag, Dr. H. Moh. Zahid, M.Ag, Dr. H. Nor Hasan dan Dr. H. Taufiqurrahman, M.Pd. (Marzukiy/choir)

Loading...
Advertisement
Iklan Murah

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional