PortalMadura.com

Resensi Buku – Berawal Dari Perbedaan

  • Sabtu, 24 Desember 2016 | 18:10
Resensi Buku – Berawal Dari Perbedaan
Loading...

PortalMadura.Com – Profesi guru akhir-akhir ini menjadi incaran banyak pencari kerja. Tentu berbeda antara seseorang yang sudah lama bergelut dengan ilmu keguruan, dengan mereka yang hanya belajar satu-dua tahun. Tes yang dilakukan selama ini untuk merekrut seorang guru, hanya sebatas membahas kemampuan menjawab soal dan tes wawancara.

Kunci perbaikan kualitas pendidikan sangat tergantung dari peningkatan kualitas guru. Agar kualitas pendidikan bisa terakselerasi dengan cepat, maka diperlukan cara-cara gila dalam memperbaiki kualitas guru tersebut.

Cara-cara biasa saja tidak akan bisa mengubah nasib pendidikan Indonesia yang telah jauh tertinggal dari Negara-negara maju. Sedangkan kebijakan sertifikasi guru, baru sekedar meningkatkan kesejahteraan, belum sampai pada peningkatan kualitas pengajaran di sekolah. Tidak bisa di pungkiri masih ada saja yang berfikiran bahwa menjadi guru adalah pekerjaan yang melelahkan.

Kadangkala untuk menjadi guru yang kreatif, inovatif, dan berbeda tidak hanya sekedar menunggu momentum. Tetapi juga butuh sebuah mentalis kegilaan yang mungkin masih banyak rekan seprofesi yang belum menyelaminya. Kebanyakan memikir membuat seorang guru tidak bisa melakukan apa-apa. Menjadi guru yang hebat dan luar biasa memang tidak mudah, tetapi juga tidak susah jika tahu kuncinya.

Guru sebenarnya tidak hanya harus menguasai materi dan datang hanya untuk menyampaikan materi, namun harus juga mahir berkomunikasi dengan hati.

Seorang guru merupakan figur yang sangat menentukan maju mundurnya pendidikan. seorang guru memiliki andil yang sangat besar terhadap keberhasilan pembelajaran disekolah. Pengembangan kualitas guru menjadi salah satu faktor pendukung perkembangan peserta didik. Namun, pengembangan kualitas guru merupakan suatu proses yang kompleks dan melibatkan berbagai faktor yang terkait.

Oleh karena itu, dalam pelaksanaannya tidak hanya menuntut keterampilan teknis dari para ahli terhadap pengembangan kompetensi guru, tetapi harus pula dipahami berbagai faktor yang mempengaruhinya.

Sebagai pendidik maupun calon pendidik harus mempersiapkan diri untuk menghadapi kemungkinan yang akan datang. Kita harus menjadi guru yang kreatif, profesional, dan menyenangkan terutama Berbeda dari yang lain karena hanya guru demikian yang akan berperan di masa yang akan mendatang.

Guru seperti itu bukanlah guru biasa dan bisa jadi orang awam belum bisa menerima apa yang dilakukan. Guru seperti inilah yang akhirnya di labeli guru gila. Guru yang bisa melakukan hal-hal luar biasa yang tak pernah terpikirkan oleh orang lain. Tidak salah kalau buku bertajuk “ Menjadi Guru Gila ” ini menarik ditelaah para guru di masa depan.

Istilah guru gila yang dipaparkan penulis buku ini adalah guru yang memiliki jiwa orientasi pemikiran yang lebih luas. Guru gila memlih melakukan tindakan yang sangat strategis, yaitu bagaimana seorang guru mampu memberikan perspektif yang mencerahkan.

Sebagian dari guru sangat membenci persaingan, mungkin mereka takut kalah atau mungkin karena tidak memiliki kemampuan untuk bersaing. Dalam kehidupan ini menjadi kompetitor sudah menjadi hal yang lumrah.

Said Abdullah

Seseorang tidak akan pernah menjadi guru excellent, jika tidak berani melibatkan diri dalam persaingan. Tentu persaingan yang dimaksud disini adalah persaingan yang sehat. Persaingan yang mampu menghasilkan ide-ide kreatif sehingga setiap guru akan memiliki metode pembelajaran tersendiri yang belum pernah dilakukan orang lain.

Proses pembelajaran tidak sekedar mengandalkan metodologi yang ada dalam kurikulum pendidikan, tetapi juga membangun suasana yang produktif sehingga proses pendidikan memungkinkan semakin aktif dan kreatifnya siswa dalam proses pembelajaran.

Guru akan lebih tepat sebagai fasilitator, motivator, dan inspirator. Menempatkan diri menjadi guru gila menjadi guru yang tidak biasa-biasa saja akan menumbuhkan gerak kreatif siswa dalam memahami pelajaran.suasana yang produktif dan guru yang menyenangkan akan meningkatkan semangat siswa dalam belajar, semakin meningkatnya prestasi siswa dalam belajar, maka disitulah seseorang sukses menjadi guru gila.

Modal guru yang seperti inilah yang yang pada akhirnya dapat dilejitkan untuk melakukan perubahan menuju arah pencapaian cita-cita hidup, baik jangka pendek maupun jangka panjang. . Seorang guru tetaplah seorang guru, dalam keadaan apapun, dimanapun, dan bagaimanapun ia akan tetap tampak menjadi seorang guru, dan itulah guru yang benar-benar pantas disebut sebagai guru.

Didalam buku ini menguraikan Sembilan kegilaan yang bisa dilakukan oleh seorang guru, yang membuat sesuatu yang tidak mungkin menjadi mungkin, yang pertama Guru pemimpi, kedua guru gagal, ketiga guru kompetitior keempat guru pembeda kelima guru networker keenam guru unperfect, ketujuh guru kelas menengah, kedelapan guru pengeluh, kesembilan guru unsuccess.

Dengan menjalankan sembilan kegilaan di atas guru akan berhasil dalam kariernya, maka propses pembelajaran akan berjalan begitu nikmat, menyenangkan, dan menggembirakan.

Buku ini juga telah dibaca oleh beberapa orang penting di Indonesia seperti, agung Pradini Direktur Sekolah Guru Indonesia (SGI), Asep Sapa’at Pemerhati Karakter guru, Jumala Multazam, MM, CM.NLP International Certified NLP USA yang memberikan nilai dan komentar positif terhadap buku ini.

Keunggulan dari buku ini adalah mampu mengeksplorasi proses penemuan jati diri seorang guru dan dapat memancing motivasi para pendidik untuk bisa menghadirkan suasana pembelajaran yang lebih efektif dan menyenangkan di kelas, penggunaan bahasa pengarang juga komunikatif, sehingga pembaca mudah memahami isi buku.

Untuk para mahasiswa yang mengambil jurusan pendidikan, ataupun seseorang yang telah menjadi guru buku ini layak dibaca karena dapat memancing motivasi para pendidik ataupun calon pendidik untuk bisa menghadirkan suasana pembelajaran yang lebih efektif dan menyenangkan di dalam kelas.

Buku ini sangat berbeda dari buku tentang guru lainnya, sebuah pilihan yang tepat untuk para pendidik dan calon pendidik yang siap berubah jauh menjadi lebih baik, hebat, dan dicintai anak didiknya.(*)

Judul buku : Menjadi guru gila
Penulis : Asrul Right
Penerbit : Bestari
Tahun terbit : Cetakan pertama, 2016
ISBN : 9786023410323
Harga : 66.000

Peresensi: Cindy Geofany Okta Putry (201610080311159/1C)
Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia
Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan
Universitas Muhammadiyah Malang

Loading...
Advertisement
Iklan Murah

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional