PortalMadura.com

Resensi Buku – “Secercah Keadilan dari Pulau Garam”

  • Jumat, 3 Juli 2015 | 19:54
Resensi Buku – “Secercah Keadilan dari Pulau Garam”
Anak Pamekasan Pembela Keadilan
Loading...

PortalMadura.Com – Berbicara tentang penegakkan hukum tidak akan pernah ada habisnya, apalagi di negara Indonesia yang notabeni masih berada pada tataran negara berkembang.

Keadilan menjadi sebuah barang langka ditemukan ketika berbicara Indonesia apalagi hal tersebut berhubungan dengan “si-kaya” dan “si-miskin”, seakan keadilan hanya untuk mereka yang berkantong tebal saja dan bagi mereka yang berkantong pas-pasan tidak memiliki hak sama sekali untuk mencicipi yang namanya keadilan di negeri, tidak terkecuali di Surabaya dan sekitarnya.

Buku ini boleh dikatakan merupakan sebuah perjalanan hidup (biografi) dari seorang pemuda (Syaiful Ma’arif) yang sangat peduli akan penegakan keadilan negeri ini khususnya di daerah Surabaya, mulai dari riwayat hidup hingga riwayat pendidikan ditulis dalam buku ini.

Penulis ingin menyampaikan kepada pembaca bahwa ada putra terbaik Pamekasan yang memiliki kepedulian yang sangat tinggi terhadap penegakan keadilan di negeri ini, yang mana sosok tersebut berasal dari desa kecil di sudut kota Pamekasan.

Buku ini juga menceritakan latar belakang pendidikan Syaiful Ma’arif mulai dari jenjang sekolah dasar hingga S3 yang berdasarkan penulis sempat lima kali kuliah di bidang hukum.

Di buku ini juga dibahas bagaimana awal mulanya sosok Syaiful Ma’arif mulai memiliki rasa kepedulian sosial yang tinggi terhadap permasalahan sosial di masyarakat yang tidak pernah berpihak kepada rakyat kecil, ia melakukan tindakan pembelaan terhadap rakyat kecil yang dirampas haknya dengan mengadakan aksi turun jalan atau melakukan lobi-lobi dengan pihak terkait.

Semua itu ia mulai ketika menjadi aktivis organisasi kepemudaan ketika berada di kampus UNAIR, sosok dengan pemilik rambut panjang khas aktivis ini sangat lantang dalam menyuarakan hak-hak rakyat kecilyang tertindas bersama teman-teman aktivis di GMNI.

Ia merupakan sosok yang luar biasa dikalangan keluarga kecilnya karena latar belakang pendidikannya dalam masyarkat madura sangat agamis dan menekankan sikap tawaddu’ serta keteladanan dalam bersikap dan itu semua ia terapkan dalam mendidik anak-anaknya di keluarga kecilnya.

Tidak hanya itu, sosok Syaiful Ma’arif juga menjadi tulang punggung keluarganya dengan membiayai adik-adiknya serta keluarga jauhnya melanjutkan pendidikannya ke bangku kuliah.

Dari interaksi yang ia lakukan pada masa menjadi aktivis di organisasi GMNI-inilah mulai menemukan benih-benih jiwa advokasi dalam dirinya yang kelak menjadikan ia orang sukses dan terpandang.

Lulus S1 di UNAIR membuat ia semakin gigih dalam melaksanakan tanggung jawab sosialnya dengan magang menjadi advokat di Manggala Surya & Associates, karena keuletan dan kegigihannya ia semakin mengepakkan sayapnya dibidang advokasi dengan mendirikan sendiri Syaiful Ma’arif & Partners Law Office yang sangat konsen dalam menangani kasus-kasus korupsi, tetapi ia sangat anti terhadap kasus narkotika karena beberapa alasan.

Said Abdullah

Penulis juga menjelaskan bahwa pengalamannya berorganisasi ketika berada dibangku SMA dan kuliah menjadikannya memiliki leadership yang sangat baik dalam memimpin Syaiful Ma’arif & Partners Law Office sehinggadiberikan kepercayaan untuk memimpin DPC AAI Surabaya bahkan sampai lima tahun masa pengabdian.

Tidak hanya itu, penulis juga memberikan penjelasan betapa ia sangat kuat leadershipnya membuat ia tidak hanya memberikan kontribusi terhadap AAI yang notabeni organisasi induk, namun ia juga memberikan kontribusi terhadap Peradi yang bisa dikatakan anak organisasi dari AAI demikemajuan Peradi.

Kesuksesan seseorang siapapun ia akan dilalui dengan cobaan dalam perjalanannya, begitu juga yang terjadi dengan sosok Syaiful Ma’arif yang pernah mengalami kecelakaan dengan motor Harley Davidson kesayangannya di daerah Jember sehingga membuat ia mengalami cedera yang sangat parah, dan bahkan ia merasa mendapat “kesempatan hidup kedua” karena Tuhan masih memberikan keselamatan dalam kecelakaan tersebut.

Dalam buku ini juga dijelaskan selain menyukai motor gede (moge) sosok yang awalnya bernama “Hafiluddin” ini sangat menyukai golf, ia mengambil pelajaran nilai filosofis dari permainan golf karena teknik dalam permainan golf sangat sulit dan perlu kesabaran.

Begitu juga dalam menjalani kehidupan yang penuh tantangan dan perlu proses pembelajaran, keuletan untuk mengatasi tantangan tersebut. Tidak hanya nilai filosofis yang didapat Syaiful Ma’arif dari permaian golf, ia juga banyak mendapat trofi atau penghargaan karena prestasi yang diraihnya dalam berbagai ajang kompetisi.

Dalam buku ini juga dijelaskan bahwa betapapun Syaiful Ma’arif menjadi orang yang sukses dibidang advokasi, ia tetap bangga dan senantiasa melaksanakan tradisi adat budaya Madura yang pada dasarnya dekat dengan syi’ar Islam, misalnya ia tetap hormat kepada yang lebih tua (mencium tangan).

Dalam setiap penulisan buku pasti tidak akan lepas dari yang namanya kekurangan dan kelebihan. Kami melihat dari segi pengetikan setiap kata sudah cukup baik, tampilan yang menarik dan enak ketika membaca serta kualitas kertas yang digunakan sudah bagus.

Namun, kami juga menemukan masih ada bahasa yang kurang pas, penggunaan tanda baca yang juga kurang tepat serta pengorganisiran bab dari buku ini perlu diperbaiki.

Namun, terlepas dari kekurangan yang kami paparkan diatas banyak hal positif yang dapat kita pelajari dari buku ini. Kami agak sedikit “menyuruh” kepada pembaca terutama mahasiswa untuk meluangkan waktu untuk membaca buku ini, karena berisi kisah tokoh yang sukses dengan usaha yang memang benar-benar dari nol “from zero to hero” kalau boleh kami meminjam kata bijak tersebut, dan hal itu patut kita tiru apalagi bagi para mahasiswa yang masih berada dalam proses pendidikan.(har).

Judul buku : Syaiful Ma’arif (Anak Pamekasan Pembela Keadilan)
Pengarang : Maksum
Penerbit : Syaiful Ma’arif Institute (SMI)
Tempat Terbit : Surabaya
Tahun Terbit : 2014
Halaman : xviii + 92 halaman

Madura, 3 Juni 2015
Peresensi : Mustofa Elhadiri (YourB)

Loading...
Advertisement
Iklan Murah

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional