PortalMadura.com

Sampang Dinilai Jadi Kota Mati, HMI Desak Bupati Mundur

  • Selasa, 25 Oktober 2016 | 16:00
Sampang Dinilai Jadi Kota Mati, HMI Desak Bupati Mundur
HMI Sampang

PortalMadura.Com, Sampang – Belasan aktifis dari Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Sampang, Madura, Jawa Timur melakukan aksi ke kantor Pemkab setempat, Selasa (25/10/2016). Mereka menuntut Bupati Sampang A. Fannan Hasib mundur dari jabatannya.

Mereka menilai jika Sampang semakin mengalami keterpurukan birokrasi dan ompong. Selain berorasi secara bergantian mereka membawa poster bertuliskan kecaman, sambil membawa bendera kebesaran HMI dan Merah Putih.

“Kalau tidak becus memimpin Sampang, lebih baik segera mundur dari jabatannya,” teriak Kusairi saat orasi.

Selama Fannan Hasib memimpin, Sampang dinilai tidak ada perubahan. Peristiwa bencana banjir terus terjadi dan bangunan liar yang mengganggu Sungai Kemuning tetap dibiarkan.

Bahkan, orator lain, Hilal mengungkapkan, bahwa Sampang menjadi kota mati dan tidak lagi bermartabat.

“Bupati selalu tidur, akibatnya kota Sampang menjadi kota mati, dulu kota Sampang itu kota santri. Tapi sekarang Sampang hancur,” imbuhnya.

Sayangnya, mahasiswa tidak bisa bertemu langsung dengan Bupati Sampang A. Fannan Hasib karena sedang tidak ada ditempat. Pendemo yang dikawal ketat oleh petugas kepolisian setempat akhirnya membubarkan diri.(lora/har)

loading...

Hari Jadi Pamekasan

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional