PortalMadura.com

Sekitar 100 Ribu Warga di Sumenep Belum Lakukan Perekaman Data e-KTP

  • Sabtu, 3 September 2016 | 08:34
Sekitar 100 Ribu Warga di Sumenep Belum Lakukan Perekaman Data e-KTP
Imam Subakti
Loading...

PortalMadura.Com, Sumenep – Program perekaman data e-KTP secara gratis dimulai sejak tahun 2013, namun hingga saat ini, masih tersisa sekitar 100 ribu dari 870 ribu warga wajib KTP di Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur belum melakukan perekaman data e-KTP.

“Wajib KTP yang belum melakukan perekaman data itu tersebar disemua kecamatan, baik daratan maupun kepulauan,” kata Kabid Pelayanan, Dispendukcapil Kabupaten Sumenep, Imam Subakti, Sabtu (3/9/2016).

Menurut Imam, ada beberapa cara yang sudah dilakukannya agar semua warga wajib KTP bisa merekam data untuk e-KTP, salah satunya dengan cara menyisir desa, namun rupanya kesadaran masyarakat memang masih kurang sehingga masih ada warga yang belum melakukan perekaman datanya.

“Penyebabnya adalah kurangnya kesadaran masyarakat dalam tata tertib administrasi sebagai warga negara. Padahal, KTP ini sangat dibutuhkan sebagai data pribadi,” ucapnya.

Ia menyampaikan, batas waktu perekaman data e-KTP secara gratis itu hingga tanggal 30 September 2016. Untuk itu, bagi warga yang belum melakukan perekaman data e-KTP diharapkan segera melakukannya.

“Kami tunggu hingga tanggal 30 September 2016, agarwarga wajib KTP yang belum melakukan perekaman segera melakukan, karena KTP ini penting,” paparnya.

Mulai tanggal 1 Oktober 2016, lanjutnya, bukan berarti warga tidak bisa melakukan perekaman data e KTP, melainkan pada tanggal 30 September ini merupakan batas akhir program pembuatan e-KTP gratis.

“Dan reseko yang harus ditanggung masyarakat yang belum membuat KTP hingga 30 September 2016, hak pelayanan publik akan dicabut, terutama pelayanan publik yang harus menggunakan e-KTP,” tukasnya. (arifin/choir)

Loading...
Advertisement
Iklan Murah

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional