PortalMadura.com

Studi : Ternyata Durasi Menguap Dapat Ungkapkan Ukuran Otak

  • Senin, 10 Oktober 2016 | 15:00
Studi : Ternyata Durasi Menguap Dapat Ungkapkan Ukuran Otak
ilustrasi
Loading...

PortalMadura.Com – Setiap mahkluk hidup pasti pernah menguap, begitupun dengan manusia. Menurut sebuah penelitian, menguap merupakan kebutuhan biologis untuk membantu otak tetap dalam suhu yang dingin. Bahkan, penelitian lain menyebutkan menguap bisa memasok oksigen ke otak.

Penelitian yang baru dirilis di jurnal Biology Letters, menyebutkan, durasi menguap tergantung ukuran otak makhluk hidup. Semakin lama waktu menguap, semakin besar otaknya.

Untuk melakukan pengujian, para peneliti menonton 29 mamalia berbeda yang tengah menguap. Termasuk tikus, kucing, serigala, landak, anjing laut, gajah, dan manusia. Hasilnya, mereka menemukan satu pola: binatang dengan otak kecil memiliki neuron lebih sedikit. Sehingga pengerutan lapisan luar yang disebut korteks, lebih sedikit.

Said Abdullah

Mamalia berotak kecil, menguap lebih pendek dari pada yang berotak besar,” kata seorang peneliti.

Primata cenderung menguap lebih lama ketimbang non-primata. Manusia yang memiliki neuron kortikal sekitar 12 triliun, menguap paling lama. Waktu tersingkat manusia menguap tercatat 6 detik. Sebaliknya, tikus memiliki waktu menguap paling sebentar, yakni 1,5 detik.

Peneliti juga menyebutkan, bahwa menguap berdampak pada psikologis. Dampaknya antara lain meningkatkan aliran darah ke otak dan menurunkan suhunya. (tempo.co/Salimah)

Loading...
Advertisement
Iklan Murah

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional