PortalMadura.com

Sudah Terlambat Pembayaran, Gaji Tenaga Keperawatan Berkutat Rp800 Ribu

  • Jumat, 17 Maret 2017 | 17:03
Sudah Terlambat Pembayaran, Gaji Tenaga Keperawatan Berkutat Rp800 Ribu

PortalMadura.Com, Bangkalan – Sekitar 200 tenaga Keperawatan di Bangkalan Madura, Jawa Timur, hanya digaji Rp800 ribu sampai Rp900 ribu perbulan.

Gaji tersebut jauh dari nilai UMK Bangkalan yang mencapai Rp1,5 juta perbulan. Itu pun, sering terlambat dalam pencairan. Hal ini diungkapkan Ketua Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Bangkalan, Dr. M. Hasinuddin.

“Ada 924 perawat yang tergabung di PPNI, dan 200 perawat diantaranya, berstatus tenaga kontrak yang di SK-kan pemerintah daerah dengan gaji Rp800 ribu,” terangnya, Jumat (17/3/201).

Dijelaskan, bahwa masalah kesejahteraan perawat bukan hanya besar kecilnya gaji. Namun, yang sering menjadi keluhan adalah keterlambatan gaji, yang terkadang tidak cair hingga dua bulan.

“Kami tetap akan memperjuangkan kesejahteraan perawat, seperti kemarin ada demo di DPR menuntut pengangkatan PNS. Itu bentuk perjuangan kita,” lanjut dia.

Kapolres Sumenep

Pihaknya terus melakukan koordinasi dengan dinas terkait untuk memperjuangkan kesejahteran perawat dengan saran membuka praktek mandiri dan kewirausahaan.

“Jalan keluarnya begitu, agar kebutuhannya tercukupi,” paparnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Bangkalan, Muzakki mengaku tidak bisa berbuat banyak terkait minimnya honor Tenaga Keperawatan.

Alasannya, saat ini jumlah tenaga keperawatan di Bangkalan lebih banyak daripada fasilitas yang disediakan oleh pemerintah, sehingga terjadi ketidak seimbangan.

“Kalau kami dari pemerintah sangat menginginkan semua perawat itu terjamin kesejahteraannya, tetapi jumlahnya sangat banyak, sehingga tidak seimbang dengan fasilitas yang disediakan pemerintah,” katanya.(Hamid/har)

Ahmad zaini
Hut RI
Loading...
Advertisement
Iklan Murah
Iklan Murah

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional