PortalMadura.com

Tak Berpotensi Tsunami, Gempa Bumi Malang Juga Dirasakan di Lombok

  • Kamis, 17 November 2016 | 00:10
Tak Berpotensi Tsunami, Gempa Bumi Malang Juga Dirasakan di Lombok
Gempabumi Guncang Zona Selatan Jawa Timur ( screenshot)

PortalMadura.Com – Gempa bumi tektonik yang mengguncang Malang ternyata tidak hanya dirasakan di Yogyakarta, dan Bali. Melainkan, seluruh Jawa Timur, dan Bali serta Lombok.

Hasil analisis pemutakhiran data di Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menunjukkan, bahwa gempa bumi terjadi pada pukul 22.10.11 WIB, Rabu (16/11/2016) dengan kekuatan M=5,8.

Kepala Bidang Informasi Gempabumi dan Peringatan Dini Tsunami BMKG, Daryono menyebutkan, bahwa episenter terletak pada koordinat 9,39 LS dan 113,09 BT, tepatnya di cekungan busur muka (fore arc basin) Samudra Hindia pada jarak 165 km arah tenggara Kota Malang pada kedalaman 91 km.

Peta tingkat guncangan (shake map) BMKG menunjukkan bahwa dampak gempa bumi berupa guncangan dirasakan di Yogyakarta, seluruh wilayah Jawa Timur, Bali, dan Lombok.

“Guncangan paling kuat dirasakan di Malang, Karangkates, Kepanjen, Lumajang, dan Jember, dalam skala intensitas II SIG BMKG (IV MMI),” terangnya.

BMGK juga melaporkan, guncangan gempa bumi dirasakan cukup kuat hingga warga Malang yang belum tidur terkejut dan mencoba berlarian keluar rumah.

Hingga saat ini belum ada laporan kerusakan sebagai akibat dampak gempa bumi tersebut.

Dari kedalaman hiposenternya, gempa bumi tersebut merupakan jenis gempa bumi menengah akibat aktivitas subduksi Lempeng.

Dalam hal ini, Lempeng Indo-Australia yang menunjam ke bawah Lempeng Eurasia dengan laju sekitar 70 mm/tahun mengalami deformasi batuan di zona Benioff pada kedalaman 91 km hingga memicu terjadinya gempa bumi.

Ciri gempa bumi berkedalaman menengah semacam itu memiliki spektrum guncangan yang luas, sehingga wajar jika gempa bumi dirasakan hingga Yogyakarta dan Lombok.

Hasil monitoring BMKG hingga pukul 23.00 WIB, baru terjadi 1 kali aktivitas gempa bumi susulan dengan kekuatan M=4,3.

Pihaknya menghimbau, warga masyarakat pesisir pantai selatan Yogyakarta, Jawa Timur, Bali, dan Lombok dihimbau agar tetap tenang. “Gempa bumi yang terjadi tidak berpotensi tsunami,” tutup Daryono.(BMKG/Hartono)

Advertisement
Iklan Murah
Loading...
BAZNAS sumenep
Advertisement
Iklan Murah

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional