PortalMadura.com

Tanpa Dokter Spesialis, Pelayanan Kesehatan di Tiga Kecamatan Kepulauan Tak Maksimal

  • Rabu, 17 Mei 2017 | 13:56
Tanpa Dokter Spesialis, Pelayanan Kesehatan di Tiga Kecamatan Kepulauan Tak Maksimal
dok. Ketua DPRD Sumenep, Herman Dali Kusuma

PortalMadura.Com, Sumenep – Pelayanan kesehatan di Kecamatan Arjasa, Kangayan, dan Sapeken tidak maksimal. Pasalnya, di Puskesmas Arjasa dan Sapeken tidak memiliki dokter spesialis. Akibatnya, pasien yang membutuhkan penanganan khusus seperti bedah sesar terpaksa harus dirujuk ke RSD Moh Anwar yang ada diwilayah daratan.

“Kalau masalah fasilitas kesehatan sudah representatif, sebab di tahun 2016 Pemkab telah mengalokasikan anggaran sebesar Rp 1,8 miliar untuk pembangunan gedung dan alat kesehatan Puskesmas Arjasa. Tapi, alat kesehatan itu tidak dimanfaatkan secara maksimal karena kekurangan tenaga medis, terutama dokter spesialis,” jelas Ketua DPRD Sumenep, Herman Dali Kusuma, Rabu (17/5/2017).

Ia menyampaikan, untuk meningkatkan pelayanan kesehatan diwilayah Kepulauan, pemerintah daerah harus segera menambah tenaga medis seperti dokter spesialis.

“Ini tidak bisa dibiarkan terlalu lama. Buat apa peralatan kesehatan lengkap, tapi tidak ada yang bisa mengoperasikannya,” tuturnya.

Sementara itu, Kepala Unit Pelaksana Tekhnis (UPT) Puskesmas Arjasa, Daeng Musaid mengakui jika keberadaan tenaga dokter spesialis terutama bedah kandungan sangat dibutuhkan guna meningkatkan pelayanan kesehatan bagi masyarakat Pulau Kangean dan Sapeken.

“Dokter spesialis bedah memang sangat dibutuhkan agar pasien tidak perlu dirujuk ke daratan,” katanya.

Saat ini, lanjut Daeng, tenaga dokter di Puskesmas Arjasa ada tiga orang yakni satu dokter gigi dan dua dokter umum, sedangkan dokter spesialis belum ada.

“Sebenarnya kami telah mengajukan ke Dinas Kesehatan terkait kebutuhan dokter spesialis bedah itu,” imbuhnya. (Arifin/Putri)

Advertisement
Iklan Murah
Loading...
BAZNAS sumenep
Advertisement
Iklan Murah

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional