PortalMadura.com

Warga Sampang Tuntut Ganti Rugi 15 Hektar Lahan Jadi Pembangunan Embung TA 2013

  • Sabtu, 5 November 2016 | 19:53
Warga Sampang Tuntut Ganti Rugi 15 Hektar Lahan Jadi Pembangunan Embung TA 2013
Warga Protes

PortalMadura.Com, Sampang – Warga Dusun Cret-cet, Desa Tobaih, Kecamatan Sokobanah, Kabupaten Sampang, Madura, Jawa Timur resah akibat tidak mendapat ganti rugi atas lahan mereka yang dikeruk untuk pembangunan embung tahun anggaran 2013.

Ada sekitar 15 hektar tanah milik warga yang belum mendapat ganti rugi dari pemerintah daerah. Salah satunya milik Mat Jehri (50).

“Saya ini tidak pernah cap jempol, tapi katanya di Dinas Pengairan ada data cap jepol saya, jelas ini merupakan pemalsuan data, saya siap dihukum kalau saya bohong,” kata Mat Jehri, Sabtu (5/11/2016).

Ia menduga ada oknum kontraktor dan Dinas Pengairan yang bermain. Sebab selain tidak ada ganti rugi, diduga salah satu pihak mencatut nama warga untuk dijadikan data persetujuan pembangunan embung.

Hal senada disampaikan Dasuki. Dirinya mengaku sebelum embung itu di bangun tidak ada sosialisai kepada warga setempat.

“Intinya kami tetap minta ganti rugi, karena kami selaku warga telah ditindas oleh pemerintah. Totalnya 15 hektar, sampai saat ini tidak ada satupun pemilik tanah yang mendapatkan ganti rugi,” tegasnya.

Terpisah, Kepala Desa Tabaih Tengah, Mustafa mengaku mendukung warganya. Bahkan, beberapa waktu lalu, sejumlah pemilik tanah telah mendatanggi dirinya untuk meminta SPPT tanah yang dicaplok untuk pembangunan embung Dinas Pengairan.

“Memang benar sebelumnya ada sejumlah warga yang mengadu ke saya, kalau tanahnya terkena imbas embung, bahkan ada sebagian lahan yang tidak bisa ditanami, intinya kami mendukung upaya warga untuk menuntut ganti rugi,” ujarnya via telepon.

Sayangnya, Kepala PU Dinas Pengairan Sampang, Toni Moerdiwanto dihubunggi melalui jaringan telepon belum mendapat jawaban.(lora/har)

loading...

Hari Jadi Pamekasan

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional