oleh

3 Cara Mudah Menghadapi Anak Menangis

PortalMadura.Com – Menghadapi anak yang suka menangis dan merengek tentu menguji kesabaran. Mau dibiarkan saja tangisan bertambah kencang, tapi kalau dituruti takutnya akan jadi kebiasaan untuk mereka.

Menghadapi situasi semacam ini, Anda harus punya strategi tersendiri. Dilansir dari laman Popmama.Com, Minggu (29/11/2020) berikut beberapa cara mudah untuk menghadapi anak menangis.

Selamat Ibadah Puasa

Anak Menangis Belum Tentu Sedih

Ketika anak menangis belum tentu karena mereka sedih. Bisa jadi hal itu menjadi cara untuk memproses emosi apa saja yang sedang terjadi di dalam hatinya.

Mungkin mereka menangis karena sedang marah, frustasi, takut, bingung, cemas atau mungkin merasa bahagia. Permasalahanya yaitu anak Anda masih belum memiliki kemampuan secara verbal dan kesadaran diri dalam menjelaskan perasaan mereka. Jadi cobalah tanyakan apa yang sedang dirasakan agar Anda mengetahui perasaannya sekarang.

Berusaha Mendukung Perkembangan Regulasi Emosi Anak

Banyak orang tua yang merasa terganggu saat anaknya sedang menangis. Terkadang hal ini membuat banyak orang tua merasa terpacing secara emosi. Salah satu cara yang biasanya sering dilakukan untuk menghentikan suara tangisan si Kecil yaitu dengan mengeluarkan kata perintah dengan nada keras, seperti “Jangan menangis! Berhentilah!”

Tanpa disadari hal tindakan tersebut menghalangi anak untuk belajar cara positif dalam memproses emosi secara benar. Orang tua seharusnya perlu mendukung perkembangan regulasi emosi yang ada pada diri anak-anaknya. Walau terkesan sederhana, hal ini bisa mengajarkan tentang sebuah reaksi seperti empati atau pengertian terhadap masalah yang sedang dihadapi orang lain.

Perhatikan Setiap Ucapan yang Ingin Dikatakan

Saat melihat anak menangis, cobalah untuk meluangkan waktu sejenak untuk memastikan dirinya untuk kembali tenang. Jika tangisannya begitu mengganggu, usahakan untuk tidak marah, karena hal ini hanya akan menambah bebannya saja.

Tenangkan diri dulu dengan mengatur pernapasan, kemudian hampiri dirinya dan ajak berdiskusi. Sebuah kata-kata atau bentuk perhatian yang Anda berikan, secara tidak langsung dianggap dapat membantu anak dalam menemukan solusi.

Rewriter : Oktaviana Dwi K.K
Sumber : Popmama.Com

Komentar