PortalMadura.com–Berdasarkan data terkini dari Stasiun Meteorologi Maritim Tanjung Perak Surabaya yang dirilis pada Jumat, 19 Desember 2025, seluruh wilayah Kabupaten Sampang, Madura, diperkirakan mengalami hujan ringan sejak pukul 04.00 WIB. Kondisi ini bertahan hingga pagi hari, diikuti potensi udara kabur pada sore hingga malam hari di sejumlah kecamatan.
Hujan Merata Sejak Subuh
Sejak dini hari, hampir semua kecamatan di Sampang—termasuk Banyuates, Camplong, Jrengik, Karangpenang, Kedungdung, Ketapang, Omben, Robatal, Sokobanah, Tambelangan, dan Torjun—mengalami hujan ringan.
Hanya Pangarengan dan Sreseh yang awalnya berawan hingga pukul 07.00 WIB.
Suhu udara berkisar antara 23°C hingga 27°C, dengan kelembapan relatif (RH) sangat tinggi: 84% hingga 99%, terutama di Kecamatan Omben yang mencatat kelembapan tertinggi (88–99%).
Siang hingga Sore: Berawan, Tapi Waspadai Hujan Lokal
Pada pukul 10.00–13.00 WIB, mayoritas wilayah berawan. Namun, beberapa kecamatan seperti Camplong, Jrengik, Kedungdung, Sampang Kota, Sokobanah, Sreseh, Tambelangan, dan Torjun masih berpotensi mengalami hujan ringan pada siang hari.
Menjelang sore (pukul 16.00 WIB), hujan kembali muncul di Banyuates, Karangpenang, Ketapang, Sokobanah, Tambelangan, dan sebagian wilayah lainnya.
Malam Hari: Udara Kabur Jadi Perhatian
Pada pukul 19.00–22.00 WIB, kondisi cuaca umumnya berawan. Namun, fenomena udara kabur muncul di sejumlah wilayah, termasuk Camplong, Jrengik, Kedungdung, Pangarengan, Robatal, Sampang Kota, dan Torjun. Kondisi ini dapat mengurangi jarak pandang, terutama di jalur lintas antar-kecamatan.
Arah dan Kecepatan Angin
Angin dominan bertiup dari arah Barat, Barat Laut, dan Utara, dengan kecepatan antara 7,1 hingga 16,5 km/jam.
Kecamatan Sokobanah mencatat angin paling kencang (16,5 km/jam dari arah Barat Laut), sementara Camplong dan Sampang Kota mengalami angin paling pelan (7,1 km/jam).
Rekomendasi untuk Masyarakat
BMKG mengimbau masyarakat Kabupaten Sampang untuk:
- Selalu membawa jas hujan atau payung, terutama saat bepergian pagi hari.
- Pengendara ekstra waspada saat melintasi jalan terbuka atau perbukitan pada sore-malam hari karena potensi udara kabur.
- Menjaga kesehatan akibat perubahan suhu dan kelembapan ekstrem—terutama bagi lansia dan anak-anak.




