PortalMadura.com– Al-Nassr kembali menghadapi ujian penting di pekan ke-19 Liga Pro Saudi saat bertandang ke Stadion Al-Mahalah untuk menghadapi Damac, Kamis (22/1). Tim asuhan Luís Castro datang dengan semangat baru setelah memutus paceklik empat laga tanpa kemenangan lewat kemenangan dramatis 3-2 atas Al Shabab akhir pekan lalu.
Kemenangan tersebut membawa Al-Nassr kembali ke posisi kedua klasemen sementara dengan 42 poin, meski masih tertinggal tujuh angka dari pemuncak klasemen, Al Hilal. Namun, performa defensif tim tamu menjadi sorotan—mereka telah kebobolan 11 gol dalam lima pertandingan terakhir.
Di sisi lain, Damac terancam degradasi. Berada di peringkat ke-15, hanya unggul dua poin dari zona merah, tim besutan Nabil Maâloul sangat membutuhkan poin penuh. Mereka mencatat delapan hasil imbang musim ini—terbanyak di liga—namun belum pernah menang di kandang sendiri dalam delapan laga terakhir.
Meski demikian, Damac mendapat suntikan semangat setelah mengakhiri rentetan empat kekalahan beruntun dengan hasil imbang 1-1 melawan Al Fayha. Namun, produktivitas lini depan mereka tetap menjadi masalah: hanya 12 gol yang berhasil diciptakan sepanjang musim, angka terendah kedua di kompetisi.
Bintang Al-Nassr, Cristiano Ronaldo, tetap menjadi ancaman utama. Striker Portugal itu telah mencetak 15 gol di liga, menjadikannya pencetak gol terbanyak sementara. Bersama João Félix, keduanya menyumbang 67% dari total 42 gol Al-Nassr musim ini. Sementara itu, Damac mengandalkan Valentin Vada, yang telah mencetak enam gol dan memberikan dua assist.
Dari sisi skuad, Al-Nassr mendapat kabar baik dengan kembalinya Marcelo Brozović dan kiper Nawaf Al-Aqidi usai menjalani hukuman skorsing. Namun, Sami Al-Najei dan Abdulmalik Al-Jaber dipastikan absen. Di kubu Damac, Nabil Alioui dan David Kaiki diragukan karena cedera, meski bek Abdelkader Bedrane siap main usai masa suspensi berakhir.
Melihat rekor pertemuan dan kondisi kedua tim, Al-Nassr difavoritkan meraih kemenangan. Prediksi skor 3-1 untuk tim tamu terlihat realistis, mengingat superioritas ofensif Al-Nassr dan kesulitan Damac mencetak gol di kandang sendiri.
Pertandingan ini akan menjadi ujian penting bagi ambisi Al-Nassr mempertahankan posisi runner-up, sekaligus peluang terakhir Damac untuk keluar dari bayang-bayang degradasi.





