PortalMadura.com–Bek sayap Timnas Indonesia, Shayne Pattynama, resmi mengakhiri kerja sama dengan klub Thailand, Buriram United, lebih awal dari jadwal. Padahal, kontraknya masih berlaku hingga 30 Juni 2026. Pengumuman ini dikonfirmasi langsung melalui situs resmi Buriram United pada Jumat, 23 Januari 2026.
Dalam pernyataannya, klub raksasa Liga Thailand itu menyampaikan apresiasi tinggi kepada pemain berusia 27 tahun tersebut. “Buriram United ingin mengucapkan terima kasih kepada Shayne Pattynama atas komitmen dan profesionalismenya selama berada di klub ini. Kami mendoakan kesuksesan dalam kariernya dan yang terbaik untuk perjalanan selanjutnya,” demikian bunyi pernyataan resmi klub.
Shayne Pattynama bergabung dengan Buriram United pada musim panas 2025 dan tampil dalam 10 pertandingan di seluruh kompetisi, mencatatkan tiga assist. Meski belum lama bermain di Thailand, performanya sempat menjadi sorotan, terutama dalam laga-laga domestik maupun turnamen regional.
Hingga kini, belum ada informasi pasti mengenai destinasi karier selanjutnya. Namun, rumor kuat menyebut bahwa pemain naturalisasi asal Belanda itu bisa segera kembali ke Indonesia dan bergabung dengan salah satu klub di Liga 1 Super League. Beberapa pemain Timnas Indonesia keturunan seperti Jordi Amat (Persija Jakarta), Thom Haye, dan Eliano Reijnders (Persib Bandung) telah lebih dulu merasakan kompetisi tersebut.
Shayne Pattynama sendiri telah mengoleksi 12 caps bersama Timnas Indonesia sejak debutnya. Sepanjang kariernya, ia pernah bermain di Belanda, Norwegia, Belgia, dan terakhir di Thailand—menunjukkan pengalaman internasional yang luas.
Keputusan berpisah ini mengejutkan banyak pihak, mengingat Buriram United sedang dalam masa kompetisi sengit. Namun, baik pihak klub maupun pemain memilih jalan damai, tanpa ada indikasi konflik.
Penggemar sepak bola Tanah Air kini menantikan langkah selanjutnya dari Shayne—apakah ia akan melanjutkan petualangan di luar negeri atau kembali memperkuat kompetisi domestik yang semakin kompetitif.





