Panduan Spiritual Februari 2026: Catat Tanggal Purnama, Tilem, dan Rerainan Penting di Bali

Avatar of PortalMadura.com
Panduan Spiritual Februari 2026_ Catat Tanggal Purnama, Tilem, dan Rerainan Penting di Bali
Panduan Spiritual Februari 2026_ Catat Tanggal Purnama, Tilem, dan Rerainan Penting di Bali

PortalMadura.com–Umat Hindu di Bali dan wisatawan yang ingin mengikuti rangkaian upacara adat dapat menjadikan kalender Bali Februari 2026 sebagai panduan utama.

Bulan ini diawali dengan Purnama pada 2 Februari dan diakhiri dengan Kajeng Keliwon Enyitan pada 27 Februari, dengan sejumlah hari suci penting yang sarat makna spiritual.

 

Berdasarkan data kalender Bali yang dirilis berbagai sumber keagamaan setempat, Februari 2026 menandai sejumlah momen sakral.

Puncaknya adalah Purnama Sasih Kawulu pada 2 Februari sebagai hari pemujaan terhadap Sang Hyang Chandra (Dewa Bulan).

Tujuh hari berselang, tepatnya 7 Februari, umat merayakan Tumpek Kandang untuk memberikan penghormatan kepada hewan ternak sebagai wujud syukur atas jasa mereka dalam kehidupan manusia.

 

Hari spiritual penting lainnya adalah Tilem Sasih Kawulu pada 16 Februari. Pada fase bulan mati ini, umat melakukan penyucian diri dan memuja Sang Hyang Surya.

Sehari setelahnya, 17 Februari, bertepatan dengan Anggara Kasih Prangbakat sekaligus Tahun Baru Imlek 2577 Kongzili (hari libur nasional), masyarakat Bali melakukan *melukat* atau pembersihan diri di tempat-tempat suci.

 

Rangkaian hari penting lainnya meliputi Buda Wage Menail (11 Februari), Kajeng Keliwon Uwudan (12 Februari), Hari Bhatara Sri yang dipercaya sebagai hari pemujaan dewi kemakmuran (13 Februari), serta Kajeng Keliwon Enyitan pada akhir bulan (27 Februari).

 

Kalender Bali tidak hanya menjadi panduan ritual keagamaan, tetapi juga memperkaya pengalaman wisatawan yang ingin menyaksikan langsung kekayaan budaya spiritual Pulau Dewata. .

Beberapa desa adat seperti Penglipuran di Bangli dan Tenganan di Karangasem kerap menjadi destinasi favorit saat hari-hari raya tiba.

 

Umat Hindu dan masyarakat umum dapat mengakses kalender lengkap 2026 melalui situs resmi Parisadha Hindu Dharma Indonesia (PHDI) atau aplikasi kalender Bali yang telah diperbarui sesuai perhitungan *sasih* tradisional.

Dengan merencanakan aktivitas spiritual sejak dini, perayaan rerainan diharapkan berjalan khidmat dan bermakna.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses