PortalMadura.com – Pendakwah kondang Ustaz Soleh Mahmud, atau yang akrab disapa Ustaz Solmed, akhirnya angkat bicara setelah namanya terseret dalam spekulasi liar netizen terkait dugaan kasus pelecehan seksual sesama jenis yang melibatkan oknum pendakwah berinisial SAM.
Melalui unggahan di akun Instagram pribadinya pada Jumat (13/3/2026), Ustaz Solmed secara tegas membantah keterlibatan dirinya. Ia memberikan klarifikasi mengenai perbedaan inisial namanya dengan sosok yang tengah ramai diperbincangkan publik tersebut.
Luruskan Identitas: “Inisial Saya SMM, Bukan SAM”
Kegaduhan ini bermula saat muncul laporan mengenai dugaan pelecehan seksual yang dilakukan oleh seorang pendakwah berinisial SAM. Tanpa bukti yang jelas, sejumlah netizen mulai menyerbu kolom komentar Ustaz Solmed dan melayangkan tuduhan negatif.
Merasa gerah dengan fitnah yang beredar, suami April Jasmine ini pun memaparkan nama lengkapnya untuk mengoreksi asumsi publik. “Nama saya = Saleh Mahmud Munawir, jadi kalau mau pakai inisial ya SMM bukan SAM,” tulisnya dalam unggahan tersebut.
Ustaz Solmed mengaku heran mengapa akun media sosialnya menjadi sasaran kemarahan warganet. Ia mempertanyakan logika netizen yang dengan mudah menghubungkan inisial SAM kepada dirinya.
Sikap Tenang di Tengah Fitnah
Meski menjadi korban salah sasaran dan mendapatkan komentar buruk di tengah suasana bulan suci Ramadhan, ayah tiga anak ini memilih untuk merespons dengan kepala dingin. Alih-alih meluap dalam emosi, ia justru memberikan jawaban yang cukup unik dan santai.
Ia menyarankan kepada para netizen yang telah berprasangka buruk untuk segera menyudahi perdebatan di akhirat dengan cara mendukung bisnisnya. Ustaz Solmed bahkan mempromosikan produk air mineral miliknya, Kozma Water, sebagai bentuk “perdamaian”.
"Yaudah, gini aja deh, yang sudah pada nitip sandal dan jeruk di akun IG saya, plus sudah ikut memfitnah dan buruk sangka ke saya, biar urusan ini di akhirat tidak berkepanjangan, mumpung bulan Ramadhan, saudara jangan lupa beli Kozma Water," sindirnya dengan nada sedikit berkelakar.
Hingga berita ini diturunkan, klarifikasi tersebut telah mendapatkan berbagai respons dari pengikutnya. Ustaz Solmed berharap dengan adanya penjelasan ini, masyarakat bisa lebih bijak dalam menyaring informasi dan tidak mudah menghakimi seseorang hanya berdasarkan inisial yang belum tentu akurat.
Kabar mengenai laporan kasus pelecehan yang melibatkan inisial SAM sendiri pertama kali mencuat melalui laporan media nasional dan kini masih terus menjadi perhatian publik guna mengungkap kebenaran yang sesungguhnya.





