IPTEK  

California Membara! Kebakaran Springs Fire Paksa Evakuasi Massal Ribuan Warga

Avatar of PortalMadura.com
California Membara! Kebakaran Springs Fire Paksa Evakuasi Massal Ribuan Warga
California Membara! Kebakaran Springs Fire Paksa Evakuasi Massal Ribuan Warga

PortalMadura.com – Kebakaran hutan hebat yang dikenal dengan sebutan Springs Fire melanda wilayah California Selatan, Amerika Serikat, sejak Jumat pekan lalu. Amukan si jago merah yang membawa kepulan asap tebal ini memaksa otoritas setempat mengeluarkan perintah evakuasi massal bagi penduduk yang tinggal di zona bahaya.

Berdasarkan laporan Daily Herald pada Senin (6/4/2026), kebakaran ini telah menghanguskan lahan seluas 6,3 mil persegi atau sekitar 16 kilometer persegi di wilayah Riverside County. Lokasi kebakaran berada di area rekreasi padat penduduk dekat Moreno Valley, sekitar 64 mil di timur pusat kota Los Angeles.

Kronologi dan Pemicu Kebakaran

Api pertama kali berkobar pada Jumat dan menyebar dengan cepat akibat terjangan angin Santa Ana yang sangat kuat. Kecepatan hembusan angin dilaporkan mencapai 45 mph (72 kpj), yang sempat menyulitkan upaya pemadaman awal. Riverside County, yang memiliki populasi sekitar 200.000 jiwa, sempat berada dalam status siaga tinggi selama akhir pekan.

Terra Fernandez, Spesialis Informasi Keselamatan Publik Departemen Pemadam Kebakaran Riverside County, menjelaskan bahwa kondisi mulai membaik saat memasuki hari Sabtu seiring dengan meredanya kecepatan angin.

“Kondisi saat ini jauh lebih kondusif. Jalur berkuda alami di sekitar area membantu petugas mendapatkan akses ke titik api dan membangun garis pertahanan yang efektif,” ujar Fernandez.

Status Pengendalian dan Penanganan Darurat

Upaya pemadaman dilakukan secara masif dengan melibatkan 260 personel darurat. Otoritas mengerahkan bantuan armada udara untuk menjatuhkan air dan cairan penghambat api (retardant) di titik-titik kritis. Hingga Minggu sore, badan pemadam kebakaran Cal Fire mencatatkan tingkat pengendalian api telah mencapai 95%.

Beruntung, hingga laporan ini diturunkan, belum ada laporan mengenai korban jiwa maupun struktur bangunan yang hancur akibat kebakaran tersebut. Keberhasilan petugas menahan laju api membuat sebagian besar perintah evakuasi dicabut secara bertahap mulai Sabtu pagi.

Meski situasi dinyatakan mulai stabil, pihak berwenang masih melakukan penyelidikan mendalam untuk mengetahui penyebab pasti munculnya titik api pertama kali. Warga diimbau untuk tetap waspada terhadap potensi titik api sisa yang mungkin muncul akibat kondisi cuaca kering di wilayah tersebut.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses