Harga Perak Antam Hari Ini 3 Mei 2026: Masih Stagnan Usai Terkoreksi, Cek Harganya Sekarang

Avatar of Kenzo Chandra
Harga Perak Antam Hari Ini 3 Mei 2026: Masih Stagnan Usai Terkoreksi, Cek Harganya Sekarang
Harga Perak Antam Hari Ini 3 Mei 2026: Masih Stagnan Usai Terkoreksi, Cek Harganya Sekarang

portalmadura.com – Harga perak murni batangan produksi PT Aneka Tambang Tbk (Antam) terpantau jalan di tempat pada perdagangan Minggu, 3 Mei 2026. Pergerakan harga perak ini bertahan di level rendah setelah sempat mengalami tekanan jual yang cukup signifikan pada hari sebelumnya.

Berdasarkan laporan resmi dari Logam Mulia Antam, harga perak hari ini dibanderol sebesar Rp 47.300 per gram. Angka ini menunjukkan tidak adanya perubahan harga (stagnan) dibandingkan perdagangan Sabtu (2/5/2026).

Sebagai catatan, pada Sabtu kemarin, harga perak Antam sempat “terjun” sebesar Rp 600 per gram dari posisi sebelumnya. Kondisi ini memutus tren penguatan yang terjadi pada Jumat (1/5/2026), di mana harga perak sempat melonjak ke angka Rp 47.900 per gram.

Rincian Harga Perak Batangan Berdasarkan Ukuran

Bagi para investor yang melirik logam putih sebagai instrumen diversifikasi portofolio, berikut adalah rincian harga perak Antam untuk berbagai ukuran pada hari ini:

  • Perak Batangan 250 Gram: Rp 12.225.000
  • Perak Batangan 500 Gram: Rp 23.650.000

Ketidakpastian harga dalam sepekan terakhir mencerminkan volatilitas pasar komoditas yang cukup tinggi. Tercatat pada akhir April lalu, perak Antam bahkan sempat menyentuh level Rp 46.300 per gram sebelum akhirnya bergerak fluktuatif di awal Mei.

Penyebab Pelemahan: Sentimen Global dan Geopolitik

Melansir data dari portalmadura.com, tren harga perak dalam negeri ini ternyata selaras dengan kondisi pasar perak spot di level internasional. Di pasar global, harga perak tercatat melemah sekitar 0,6% ke level US$ 73,27 per ons.

Sejumlah analis pasar menyebutkan bahwa pergerakan harga perak saat ini sangat dipengaruhi oleh tiga faktor utama, yaitu:

  1. Ketidakpastian kondisi ekonomi global secara menyeluruh.
  2. Menanti arah kebijakan suku bunga dari bank sentral dunia.
  3. Meningkatnya tensi konflik geopolitik di wilayah Timur Tengah yang membuat investor cenderung berhati-hati.

Meski menunjukkan pelemahan tajam hingga 2,17 persen dalam sepekan terakhir, perak tetap dianggap sebagai aset alternatif bagi investor yang ingin melakukan lindung nilai selain pada instrumen emas.

Dapatkan update informasi harga logam mulia secara berkala dan terpercaya hanya melalui portalmadura.com.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses