PortalMadura.com – Rockstar Games secara resmi mengumumkan bahwa pra-pesanan untuk Grand Theft Auto VI (GTA VI) akan dibuka pada 25 Juni 2026 untuk konsol PlayStation 5 dan Xbox Series X|S, menandai babak baru dalam salah satu peluncuran hiburan paling dinanti sepanjang masa.
Pengumuman mendadak ini, yang disampaikan pada 18 Juni 2026, juga disertai dengan peluncuran sampul resmi game tersebut, sesuai dengan gaya ikonik seri GTA sebelumnya.
Peluncuran Grand Theft Auto VI sendiri dijadwalkan pada 19 November 2026, sebuah tanggal yang telah melalui dua kali penundaan dari jadwal semula.
Baca Juga:
Antisipasi terhadap sekuel ini telah mencapai puncaknya setelah penantian lebih dari satu dekade sejak Grand Theft Auto V dirilis pada tahun 2013, yang hingga kini telah terjual hampir 230 juta unit di seluruh dunia.
Analis industri memproyeksikan GTA VI dapat menjadi rilis hiburan terbesar dalam sejarah, dengan potensi penjualan fantastis hingga 46 juta unit pada hari pertama peluncurannya.
Kronologi Pengembangan dan Tantangan di Balik Layar
Perjalanan pengembangan GTA VI tidak lepas dari serangkaian tantangan dan penundaan yang menguji kesabaran penggemar serta tim di Rockstar Games.
Pengembangan game ini secara resmi dikonfirmasi pada Februari 2022, menyusul spekulasi bertahun-tahun dan rasa frustrasi dari penggemar terhadap keheningan Rockstar.
Pada September 2022, industri game digemparkan oleh kebocoran rekaman versi awal game yang belum selesai, digambarkan sebagai salah satu kebocoran terbesar dalam sejarah video game.
Trailer pertama Grand Theft Auto VI dirilis secara resmi pada 4 Desember 2023, memecahkan rekor sebagai video non-musik yang paling banyak ditonton di YouTube dalam 12 jam pertama.
Rockstar kemudian mengumumkan penundaan pertama, mengubah tanggal rilis menjadi 26 Mei 2026, dengan alasan membutuhkan waktu tambahan untuk mencapai kualitas yang diharapkan.
Penundaan kedua terjadi pada Mei 2025, menggeser tanggal peluncuran ke 19 November 2026, yang merupakan tanggal rilis saat ini untuk PlayStation 5 dan Xbox Series X|S.
Di tengah proses pengembangan yang panjang, Rockstar juga menghadapi isu internal, termasuk pemecatan 34 karyawan pada Oktober 2025 karena dugaan diskusi publik dan distribusi informasi rahasia.
Serikat pekerja IWGB menuduh pemecatan ini sebagai tindakan anti-serikat, mengklaim karyawan tersebut sedang dalam upaya pengorganisasian serikat.
Laporan juga menunjukkan adanya perubahan kebijakan internal Slack di Rockstar yang memicu kemarahan di kalangan pengembang, seperti penghapusan saluran non-pekerjaan dan penggunaan emoji yang dianggap sebagai simbol serikat.
Meskipun demikian, CEO Take-Two Interactive, Strauss Zelnick, pada Februari 2026 menegaskan bahwa jadwal peluncuran November tetap sesuai rencana.
Dampak Ekonomi dan Ekspektasi Industri Game
Peluncuran GTA VI memiliki implikasi ekonomi yang signifikan, tidak hanya bagi Rockstar Games tetapi juga bagi perusahaan induknya, Take-Two Interactive Software.
Take-Two Interactive melaporkan hasil keuangan Kuartal Keempat dan Tahun Fiskal 2026 pada 21 Mei 2026, menunjukkan peningkatan pendapatan tetapi juga kerugian operasional dan bersih yang sebagian besar disebabkan oleh investasi besar dalam pendanaan GTA VI.
Meskipun demikian, saham Take-Two Interactive diprediksi akan mengalami lonjakan signifikan pasca rilis GTA VI, dengan analis memperkirakan harga saham bisa mencapai $280-$400.
Game ini diharapkan menjadi mesin pendapatan utama bagi Take-Two, yang memiliki rekam jejak kuat dalam menciptakan waralaba yang sangat sukses.
GTA V sendiri telah menghasilkan miliaran dolar dan menjadi salah satu game terlaris sepanjang masa, menempatkan ekspektasi yang sangat tinggi pada penerusnya.
Strategi Pemasaran Rockstar: Membangun Fenomena Budaya
Rockstar Games dikenal dengan strategi pemasarannya yang unik dan sangat efektif, yang digambarkan sebagai





