PORTALMADURA.COM, Sumenep – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Kelas I Juanda mengeluarkan prakiraan cuaca terbaru untuk wilayah Kabupaten Sumenep, Madura, pada Kamis (16/7/2026). Wilayah ujung timur Pulau Madura ini diprediksi akan didominasi oleh kondisi cuaca cerah yang stabil sepanjang hari.
Kondisi langit yang bersih dari kepulan awan tebal ini menguntungkan bagi mobilitas warga, terutama bagi para petani garam dan nelayan setempat. Minimnya potensi pembentukan awan hujan membuat seluruh aktivitas luar ruangan di wilayah daratan maupun kepulauan diproyeksikan berjalan tanpa hambatan cuaca ekstrem.
Suhu Udara dan Kecepatan Angin di Sumenep
Data resmi dari BMKG Juanda menunjukkan bahwa suhu udara di Kabupaten Sumenep hari ini bergerak dari angka minimum 24 derajat Celsius pada malam dan dini hari, hingga mencapai puncaknya di angka 31 derajat Celsius pada siang hari yang terik.
Sementara itu, tingkat kelembapan udara rata-rata berkisar antara 55 persen hingga 90 persen. Hembusan angin permukaan di wilayah Sumenep dilaporkan bertiup cukup kencang dari arah Timur menuju Tenggara, dengan kecepatan konstan antara 10 hingga 25 kilometer per jam.
Kondisi Cuaca Rinci Daratan dan Kepulauan Sumenep
Mengingat karakteristik geografis Sumenep yang terdiri dari wilayah daratan dan kepulauan, BMKG Juanda membagi rincian prakiraan cuaca lokal sebagai berikut:
- Wilayah Daratan (Kota Sumenep, Kalianget, Saronggi, dan Bluto): Langit diprediksi cerah penuh sejak pagi hingga sore hari. Paparan terik matahari akan terasa sangat menyengat pada rentang pukul 11.00 WIB hingga 14.00 WIB.
- Wilayah Kepulauan Dekat (Talango, Sapudi, dan Raas): Kondisi cuaca dilaporkan cerah berawan tipis pada pagi hari, namun berangsur-angsur bersih dan cerah total menjelang siang.
- Wilayah Kepulauan Jauh (Kangean, Arjasa, Sapeken, dan Masalembu): Diprediksi mengalami cuaca cerah yang stabil. Meski demikian, hembusan angin di wilayah laut kepulauan ini cenderung lebih kencang dibandingkan area daratan.
Peringatan Dini dan Keselamatan Pelayaran
Meski kondisi cuaca di daratan terhitung sangat bersahabat, BMKG Juanda tetap meminta masyarakat yang beraktivitas di sektor maritim untuk tetap waspada. Peningkatan kecepatan angin dari arah Tenggara berpotensi memicu gelombang laut yang cukup tinggi di sekitar perairan Kangean dan Masalembu.
Imbauan Redaksi: Merujuk pada panduan keselamatan resmi BMKG, warga Sumenep yang beraktivitas di darat disarankan menggunakan pelindung seperti topi atau tabir surya guna menghindari sengatan langsung sinar UV. Bagi para nelayan dan operator kapal penyeberangan inter-insuler, diimbau untuk selalu memeriksa kondisi gelombang sebelum berlayar.





