PortalMadura.com — Harga emas batangan PT Aneka Tambang Tbk (Antam) mengalami penurunan signifikan pada perdagangan hari ini, Jumat (14/8/2026). Berdasarkan data dari situs resmi Logam Mulia, harga emas Antam terpantau turun sebesar Rp 36.000 menjadi Rp 2.664.000 per gram.
Penurunan harga ini terjadi setelah pada hari sebelumnya, Kamis (13/8/2026), harga emas Antam sempat berada di level Rp 2.700.000 per gram. Pelemahan harga ini tidak hanya terjadi pada harga beli, tetapi juga merambat pada harga beli kembali atau buyback.
Detail Harga Emas Antam Hari Ini
Berikut adalah rincian harga dasar emas batangan Antam per 14 Agustus 2026 (sebelum pajak PPh 0,25%):
- 0,5 gram: Rp 1.382.000
- 1 gram: Rp 2.664.000
- 5 gram: Rp 13.095.000
- 10 gram: Rp 26.135.000
- 25 gram: Rp 65.212.000
- 50 gram: Rp 130.345.000
- 100 gram: Rp 260.612.000
Selain itu, harga buyback atau harga jual kembali oleh pemilik emas ke Antam juga mengalami penurunan sebesar Rp 36.000 menjadi Rp 2.510.000 per gram. Bagi para pemilik emas yang berencana melakukan transaksi jual kembali, sangat disarankan untuk memeriksa harga beli awal serta mempertimbangkan potongan pajak yang berlaku sesuai dengan ketentuan Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 34/PMK.10/2017.
Tren Emas Perhiasan
Di sisi lain, pasar emas perhiasan menunjukkan variasi harga yang beragam di berbagai toko emas. Bagi masyarakat yang ingin membeli perhiasan, harga di tingkat toko sangat bergantung pada kadar emas, model desain, dan biaya pengolahan atau ongkos tukang yang dikenakan oleh tiap toko.
Sebagai informasi tambahan bagi para investor maupun kolektor, fluktuasi harga emas harian merupakan hal yang lumrah terjadi. Penurunan harga saat ini bisa menjadi momentum bagi mereka yang ingin melakukan pembelian secara bertahap (dollar cost averaging) dengan tetap menyesuaikan pada target investasi jangka panjang.
Masyarakat diimbau untuk tetap bijak dalam mengambil keputusan investasi dan tidak hanya tergiur oleh pergerakan harga jangka pendek. Pemantauan harga emas batangan secara rutin sangat disarankan guna mendapatkan momentum transaksi yang optimal.




