PortalMadura.com-Kementerian Pertanian Republik Indonesia mengungkapkan hasil pengawasan terhadap peredaran produk beras fortifikasi di pasaran.
Berdasarkan pemerik saan laboratorium yang diumumkan di Jakarta pada Selasa, 15 September 2026, sebanyak 25 merek beras fortifikasi kedapatan memiliki kandungan zat gizi yang tidak sesuai dengan klaim pada label kemasan.
Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menyampaikan bahwa pengawasan ini dilakukan untuk melindungi konsumen dari produk yang tidak memenuhi standar mutu dan gizi.
Dari total 27 merek yang diuji melalui laboratorium tersertifikasi, hanya dua produk yang dinyatakan memenuhi syarat, sementara 25 merek lainnya dinilai tidak sesuai dengan ketentuan kadar vitamin dan mineral yang dipersyaratkan dalam SNI 9372:2025 tentang Beras Fortifikasi.
Berikut adalah daftar 25 merek beras fortifikasi yang masuk dalam temuan pemeriksaan tersebut:
- Idola Fortifikasi
- Idola High Quality Whole Grain Rice
- Idola Long Grain Rice
- Ikan Mas Cupang
- AAA Wijaya Kusuma
- Cantik Manis
- Penari Bangkok
- Topi Koki Short Grain
- Topi Koki Setra Royale
- Topi Koki Long Grain Crystal
- HOK-1 Gohan
- Maknyuss Pulen Gizi
- Anak Raja Fortifikasi
- Anak Raja Nusantara
- Top Anak Raja
- PMS Induk Ayam
- Sumo
- Rasvit
- FS Nutri Rice
- Pelikan
- Rice Rojolele
- Super Kepala Beras Premium 111
- 111 Golden Number
- Putri Koki
- Wellfarm Beras Diabet
Menindaklanjuti temuan tersebut, Mentan Amran menegaskan telah memerintahkan jajarannya untuk melakukan penarikan produk dari peredaran, pencabutan izin usaha, serta memproses pihak-pihak terkait sesuai dengan jalur hukum.
Satgas Pangan Polri juga dilibatkan guna melakukan pengujian ilmiah lanjutan untuk memperkuat proses penegakan hukum atas dugaan pelanggaran ini.
Masyarakat diimbau agar lebih teliti dalam memeriksa informasi serta klaim kandungan gizi pada label kemasan sebelum membeli produk beras fortifikasi.





