portalmadura.com — Keputusan megabintang Lionel Messi untuk kembali mengenakan seragam Tim Nasional Argentina dalam laga persahabatan (FIFA Matchday) melawan Benin pada Rabu, 7 Oktober 2026 pagi WIB, sempat memicu kehebohan sekaligus tanda tanya besar di kalangan pencinta sepak bola dunia. Pasalnya, pemain berusia 39 tahun itu telah resmi mengumumkan pensiun dari panggung internasional pada Agustus 2026 lalu.
Meski kembali bergabung dalam skuad asuhan Lionel Scaloni, kehadiran Messi di lapangan kali ini dipastikan bukan merupakan pembatalan atas keputusan pensiunnya. Sebaliknya, pertandingan yang digelar di Estadio Monumental, Buenos Aires ini, merupakan laga perpisahan resmi yang dirancang khusus untuk memberikan penghormatan terakhir kepada sang legenda hidup.
Laga Perpisahan Khusus di Tanah Air
Asosiasi Sepak Bola Argentina (AFA) memanggil kembali sang kapten karena ingin memberikan kesempatan bagi Messi untuk mengucapkan selamat tinggal secara langsung di hadapan puluhan ribu pendukung setianya di Argentina.
Sejak mengumumkan pensiun usai Piala Dunia 2026, laga-laga terakhir Messi bersama La Albiceleste memang lebih banyak dimainkan di luar negeri. Karena alasan itulah, AFA berinisiatif menggelar satu pertandingan penghormatan di stadion bersejarah, Estadio Monumental.
Presiden AFA, Claudio Tapia, menegaskan bahwa laga melawan Benin ini murni menjadi panggung apresiasi bagi Messi atas dedikasi luar biasanya selama lebih dari dua dekade. Setelah peluit panjang dibunyikan pada laga ini, Messi akan tetap melanjutkan masa pensiunnya dari tim nasional dan fokus membela klubnya, Inter Miami.
Kilas Balik Keputusan Pensiun Messi pada Agustus 2026
Keputusan pensiun dari tim nasional diambil Messi pada akhir Agustus 2026, sekitar dua setengah bulan setelah selesainya ajang Piala Dunia 2026. Lewat pesan emosionalnya kala itu, Messi merasa waktunya telah tiba untuk memberikan tongkat estafet kepada generasi baru Argentina.
“Momen-momen istimewa yang saya tahu akan saya rindukan,” ungkap Messi melalui akun Instagram pribadinya, menggambarkan betapa berartinya masa-masa membela negaranya.
Sejak debutnya pada tahun 2005, Messi telah mencatatkan rekor fantastis yang sulit tertandingi: 207 penampilan, 125 gol, dan 68 assist. Laga kontra Benin ini akan menjadi penampilannya yang ke-208 sekaligus menutup secara resmi perjalanannya yang dihiasi dengan trofi Copa America 2021, Piala Dunia 2022, dan Copa America 2024.
Antusiasme Tinggi dan Persiapan Laga
Laga ini pun langsung disambut luar biasa oleh publik Argentina, dengan 85.000 tiket dilaporkan ludes terjual hanya dalam waktu kurang dari dua jam. AFA bahkan turut mengundang sejumlah mantan rekan setim yang pernah bahu-membahu bersama Messi, terutama skuad juara Piala Dunia 2022, untuk meramaikan seremoni perpisahan yang emosional ini.
Bagi para penggemar di Indonesia, momen bersejarah ini dapat disaksikan pada Rabu pagi, 7 Oktober 2026, dengan jadwal kick-off yang dimulai pukul 06.00 WIB.





