portalmadura.com – Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diproyeksikan masih menghadapi tantangan cukup berat hingga penghujung tahun 2026. Kondisi ini dipicu oleh krisis kepercayaan yang tengah dirasakan para investor di pasar modal.
Kondisi pasar yang penuh tekanan membuat para pelaku pasar perlu lebih cermat dalam menentukan strategi investasi. Dalam situasi penuh tantangan seperti ini, saham-saham yang membagikan dividen besar dengan valuasi relatif murah dinilai menjadi instrumen yang sangat menarik untuk dicermati.
RHB Sekuritas menilai, saham dengan kriteria tersebut menawarkan potensi imbal hasil (yield) yang cukup menggiurkan, bahkan tercatat mampu menyentuh angka hingga 13,4 persen. Keunggulan ini memberikan perlindungan ekstra bagi portofolio investor di tengah volatilitas pasar.
Strategi berburu saham dividen tinggi bervaluasi murah ini menjadi opsi rasional bagi investor yang ingin menjaga imbal hasil tetap optimal sekaligus meminimalkan risiko kerugian selama IHSG masih dalam fase konsolidasi dan ketidakpastian.





