oleh

7 Cara Ajarkan Anak Agar Rajin Merapikan Mainan

PortalMadura.Com – Mainan adalah benda yang disukai anak-anak. Hampir setiap hari mereka menyentuh barang itu. Setiap anak pasti memiliki mainan lebih dari satu. Banyaknya koleksi mainan yang dimiliki anak membuat Anda bingung dimana harus meletakkan mainan tersebut.

Biasanya setelah bermain, mainan dibiarkan berantakan begitu saja. Hal itu membuat Anda merasa lelah melihat pemandangan seperti itu. Anak yang masih menginjak usia dini sangat cocok untuk diajarkan disiplin dan bertanggungjawab. Dilansir dari laman Hellosehat.Com, Jumat (24/7/2020) berikut cara mengajarkan anak agar rajin merapikan mainannya sendiri.

iklan pilbup

Menanamkan Pentingnya Merapikan Mainan

Pada dasarnya anak-anak tidak suka beres-beres. Sebelum Anda mengajarkan merapikan mainan, coba untuk tanamkan pentingnya merapikan mainan. Misal, katakan pada anak bahwa orang lain bisa terpeleset jika mainannya dibiarkan berantakan. Anda juga bisa mengatakan bahwa mainan yang tidak dirapikan bisa hilang dan tidak seru ketika dimainkan lagi.

Merapikan Mainan Di Sore Hari

Anak anak biasanya akan cepat merasa bosan ketika harus merapikan mainannya setiap kali selesai bermain. Oleh karena itu, cobalah ajak anak untuk membereskan mainannya pada sore hari saat ia sudah betul-betul tidak ingin bermain lagi.

Lakukan kegiatan tersebut secara rutin, sehingga anak Anda terbiasa merapikan mainannya sendiri. Kebiasaan yang dilakukan sejak kecil akan membekas seiring berjalannya waktu. Ketika ia sudah besar pun, ia akan mempunyai kesadaran untuk merapikan mainannya sendiri.

Menjadi Orang Tua yang Fleksibel

Saat anak melakukan kegiatan yang rumit dan belum selesai hingga waktu beres-beres, katakan padanya untuk menyelesaikan kegiatan itu besok. Jangan biarkan anak mengatur waktu mainnya sendiri, tetap hargai keinginannya untuk menyimpan mainan yang belum selesai.

Sediakan tempat untuk menyimpan mainan yang akan diselesaikan besok, lalu ajaklah anak merapikan mainan bersama. Langkah ini akan mengajarkan anak tanggung jawab tanpa membatasi kreativitasnya yang sedang berkembang.

Menjadikan Beres-Beres Mainan Terasa Menyenangkan

Jika anak menyukai musik dan bernyanyi, coba ajak untuk merapikan mainannya sambil menyetel lagu-lagu kesukaannya. Anda juga bisa membuat kegiatan ini menjadi sebuah permainan. Atur alarm ponsel Anda selama 15 menit, lalu ajak ia untuk adu cepat merapikan mainan hingga alarm berbunyi. Anak tentu akan membereskan mainannya dengan penuh semangat.

Merapikan Mainannya Satu-Satu

Anak-anak lebih mudah teralihkan perhatiannya bila harus mengerjakan tugas yang besar. Anda perlu menguraikan pekerjaan besar anak menjadi tugas yang lebih kecil, contohnya dengan merapikan mainan satu demi satu. Berikan tugas yang mudah dahulu, misalnya menaruh balok ke dalam kotak.

Sementara itu, Anda dapat merapikan kepingan puzzle atau mainan lain yang lebih rumit. Anda bisa menyesuaikan tugas anak sesuai perkembangan usianya.

Menyediakan Tempat Penyimpanan untuk Setiap Mainan

Saat Anda merapikan mainan bersama anak, pastikan ada tempat penyimpanan untuk setiap mainan yang ia miliki. Anak justru akan kebingungan bila tidak ada tempat yang memadai sehingga mainannya hanya tersimpan di sudut kamar.

Sediakan tempat penyimpanan yang bervariasi seperti keranjang, rak pendek, atau kotak mainan. Kotak mainan terkadang bisa berbahaya, jadi pilihlah kotak tanpa sudut yang tajam. Pastikan kotak berukuran lebih kecil dari tubuh anak sehingga anak tidak masuk ke dalamnya.

Memuji Anak Atas Hasil Kerjanya

Setelah anak merapikan mainannya, jangan lupa memberi pujian atas hasil kerjanya. Katakan pada si kecil bahwa kamarnya tampak rapi dan bagus. Ini akan membuatnya merasa senang dan menjadi motivasi untuk membersihkan mainannya lagi.

Merapikan mainan mungkin tugas yang sederhana, tapi orangtua perlu sedikit trik untuk mengajarkannya kepada anak. Melatih kebiasaan baik ini memang tidak mudah, tetapi bila orangtua rutin dan sabar, si kecil lambat laun akan memahami tanggung jawabnya.

Rewriter : Oktaviana Dwi K. K
Sumber : hellosehat.com
Tirto.ID
Loading...

Komentar