oleh

Gadis 17 Tahun Check In di Hotel Surabaya Sumenep Dengan Dua Pria Sekaligus Usai Nonton Ludruk di Parsanga

PortalMadura.Com, Sumenep – Seorang gadis berusia 17 tahun, berinisial I asal Kecamatan Dungkek, Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur digelandang petugas Satpol PP setempat.

Ia ketahuan se kamar dengan dua pria sekaligus di hotel Surabaya, Jl. Mustika No. 1, Sumenep, Minggu (10/3/2019) dini hari.

Pria itu baru dikenal saat nonton pagelaran kesenian ketoprak atau ludruk di wilayah Desa Parsanga, Kabupaten Sumenep sebelum check in.

“Ketiganya check in di kamar nomor 29 hotel Surabaya,” terang Kasatpol PP Sumenep, Fajar Rahman pada PortalMadura.Com, via telepon.

Perempuan itu mengaku baru pertama kali check in di hotel. “Sudah kita data dan dilakukan pembinaan. Kalau yang dua pria itu melarikan diri,” katanya.

Pasangan lainnya yang diduga bukan muhrimnya dan ikut diamankan adalah penghuni kamar nomor 22. Berinisial S (31) asal Saronggi dan pria berinisial M (39), warga Desa Kolor, Sumenep.

“Pada anggota kami, keduanya mengaku nikah sirri, tapi masih mempunyai istri sah,” ucapnya.

Pihaknya mengaku sudah melakukan pembinaan dan mendata mereka yang terciduk se kamar di hotel tanpa dokumen hubungan yang sah sebagai suami istri.

Pasangan Bukan Muhrim Digelandang Satpol PP Sumenep

Pasangan bukan muhrim diciduk Satpol PP Sumenep (Foto. Istimewa)

Selain itu, pihaknya juga mengamankan penghuni kamar kos putri Desa Pandian, Kota Sumenep. Perempuan berinisial S (20) ketahuan berduaan dengan pria berinisial SF.

Keduanya mengaku hanya sahabat yang sedang merayakan hari ulang tahun si perempuan. Dan yang pria berinisial SF sempat ngumpet di belakang pintu.

Terungkapnya pasangan bukan muhrim tersebut berawal dari informasi warga saat petugas Satpol PP melakukan razia rutin minuman keras (Miras) dilingkungan hukum Sumenep.

Dua pria yang diduga sedang mengonsumsi minuman keras ikut diamankan dari sebelah timur taman bunga atau jantung kota Sumenep.

Kedepan, razia hotel atau penyakit masyarakat lainnya terus akan dilakukan. “Razia serupa tetap akan kita lakukan secara berkala,” pungkasnya.


Penulis : Putri Kuzaifah
Editor : Hartono

Komentar