<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" >

<channel>
	<title>Aktivis Bangkalan &#8211; PortalMadura.com</title>
	<atom:link href="https://portalmadura.com/tag/aktivis-bangkalan/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://portalmadura.com</link>
	<description>Situs Berita Madura Terkini</description>
	<lastBuildDate>Tue, 21 Jan 2020 01:20:02 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0</generator>

<image>
	<url>https://portalmadura.com/wp-content/uploads/2024/10/cropped-Logo-PortalMadura-1-32x32.webp</url>
	<title>Aktivis Bangkalan &#8211; PortalMadura.com</title>
	<link>https://portalmadura.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Aktivis Bangkalan Dijerat UU ITE</title>
		<link>https://portalmadura.com/aktivis-bangkalan-dijerat-uu-ite-218800/</link>
					<comments>https://portalmadura.com/aktivis-bangkalan-dijerat-uu-ite-218800/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[PortalMadura.com]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 20 Jan 2020 12:32:36 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bangkalan]]></category>
		<category><![CDATA[Berita Madura]]></category>
		<category><![CDATA[Berita Utama]]></category>
		<category><![CDATA[Hukum]]></category>
		<category><![CDATA[Aktivis Bangkalan]]></category>
		<category><![CDATA[Polres Bangkalan]]></category>
		<category><![CDATA[UU ITE]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://portalmadura.com/?p=218800</guid>

					<description><![CDATA[<p><a rel="nofollow" href="https://portalmadura.com/aktivis-bangkalan-dijerat-uu-ite-218800/">Aktivis Bangkalan Dijerat UU ITE</a></p>
<p>PortalMadura.com, bangkalan &#8211; Aktivis Komite Anti Korupsi Indonesia (KAKI) Moh Hosen (34), warga Desa Pocong,...</p>
<p><a rel="nofollow" href="https://portalmadura.com">PortalMadura.com - Situs Berita Madura Terkini</a></p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><a rel="nofollow" href="https://portalmadura.com/aktivis-bangkalan-dijerat-uu-ite-218800/">Aktivis Bangkalan Dijerat UU ITE</a></p>
<p><strong><a href="https://portalmadura.com/">PortalMadura.com</a>, <a href="https://portalmadura.com/berita-madura/bangkalan-3/">bangkalan</a></strong> &#8211; Aktivis Komite Anti Korupsi Indonesia (KAKI) Moh Hosen (34), warga Desa Pocong, Kecamatan Tragah, Bangkalan, <a href="https://portalmadura.com/berita-madura/">madura</a>, Jawa Timur, dijerat Undang-undang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE).</p>
<p>Pemilik akun<em> facebook</em> Moh Hosen ditetapkan jadi tersangka dugaan pencemaran nama baik oleh penyidik Polres Bangkalan, Madura, Jawa Timur, sejak tanggal 16 Januari 2020 dengan Nomor: S.Tap/01/1/2.5.2020.</p>
<p>Kapolres Bangkalan, AKBP Rama Samtama Putra menjelaskan, penetapan tersangka berdasarkan bukti-bukti dan keterangan para saksi serta empat saksi ahli.</p>
<p>&#8220;Saksi ahli bahasa, ahli komunikasi dan informasi, ahli pidana dan termasuk laboratorium forensik polri, dan 12 saksi. Dari keterangan saksi, status yang dibuat ada unsur dugaan pencemaran nama baik,&#8221; terangnya, Senin (20/1/2020).</p>
<p>Kasus tersebut bermula saat akun <em> facebook </em>Moh Hosen membuat status yang isinya sebagai berikut:</p>
<p><em>&#8220;Mohon info Masyarakat Bangkalan. Dr. Farhat itu Direktur/Wakil Direktur di RS Syamrabu Bangkalan. Kebijakannya melampui Batas. Semua Manajemen Rumah Sakit Apa Kata Farhat. Sempat Nanyak Ke bagian Irna A (Farhat). Kartini (Farhat). Apa itu Rumah sakit Warisan Ya. Kesah Keluh Rakyat Bangkalan. Keluarkan Farhat Dari Syamrabu. Fainsyaalloh keadilan dan kesejahteraan rakyat akan Hadir di RS Syamrabu dan Tercipta Sistem Kinerja jauh lebih Baik,”.</em></p>
<p>Kapolres Bangkalan mengaku tidak mau berpolemik soal penetapan tersangka pemilik akun <em> facebook</em> tersebut. Polri tetap pada sikap profesional terhadap laporan masyarakat yang diterima. Dalam kasus ini, tidak bisa melakukan penahanan kepada tersangka karena ancaman hukumannya hanya 4 tahun.</p>
<p>&#8220;Kita profesional saja. Orang laporan kita dalami, ada unsurnya kita proses. Kurang lebih dua bulan kita melakukan penyelidikan terkait ini. Memang aturannya tidak ditahan. Tidak ada status penahanan, aturannya seperti itu,&#8221; tegasnya.</p>
<p>Dalam kasus ini, penyidik menjerat tersangka dengan Pasal 45 ayat (3) jo Pasal 27 ayat (3) Undang-undang No.19 Tahun 2016 Tentang Perubahan atas UU No.11 Tahun 2008 Tentang Informasi Elektronik.</p>
<p>Pelaporan terhadap akun <em> facebook</em> Moh Hosen dilakukan oleh Wakil Direktur RSUD Syamrabu Bangkalan, dr. Farhat Suryaningrat yang menilai status <em> facebook</em> tersebut memojokkan dirinya di media sosial. Laporan kepolisian dilakukan, Senin (18/11/2019) malam.</p>
<p>Kuasa hukum dr. Farhat Suryaningrat, Risang Bima Wijaya menilai, akun <em> facebook</em> Hosen sudah melakukan pencemaran nama baik.</p>
<p>&#8220;Seluruh perbuatan yang dilakukan harus dipertanggung jawabkan. Kita sebagai pelapor menyerahkan semua proses hukum pada penyidik,&#8221; katanya.</p>
<p>Sementara, pemilik akun <em> facebook</em> Moh Hosen mengatakan, dirinya sebagai warga negara yang baik akan taat terhadap proses hukum.</p>
<p>Status yang dimuat di akun <em> facebook-</em>nya hanya sebagai kritikan kepada RSUD Bangkalan dan demi kepentingan masyarakat Bangkalan yang lebih baik.</p>
<p>&#8220;Saya rasa, status saya itu bagian dari kritikan kepada rumah sakit dan semata-mata demi masyarakat,&#8221; katanya.(*)</p>
<!-- RatingBintangAjaib --><p><a rel="nofollow" href="https://portalmadura.com">PortalMadura.com - Situs Berita Madura Terkini</a></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://portalmadura.com/aktivis-bangkalan-dijerat-uu-ite-218800/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Mutasi Pejabat Dinilai Ilegal, Aktivis Bangkalan Demo Bupati</title>
		<link>https://portalmadura.com/mutasi-pejabat-dinilai-ilegal-aktivis-bangkalan-demo-bupati-129039/</link>
					<comments>https://portalmadura.com/mutasi-pejabat-dinilai-ilegal-aktivis-bangkalan-demo-bupati-129039/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[PortalMadura.com]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 22 Mar 2018 06:12:06 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bangkalan]]></category>
		<category><![CDATA[Peristiwa]]></category>
		<category><![CDATA[Aktivis Bangkalan]]></category>
		<category><![CDATA[Demo Bangkalan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://portalmadura.com/?p=129039</guid>

					<description><![CDATA[<p><a rel="nofollow" href="https://portalmadura.com/mutasi-pejabat-dinilai-ilegal-aktivis-bangkalan-demo-bupati-129039/">Mutasi Pejabat Dinilai Ilegal, Aktivis Bangkalan Demo Bupati</a></p>
<p>PortalMadura.com, bangkalan &#8211; Aktivis senior Bangkalan melakukan aksi unjuk rasa di depan Kantor Bupati Bangkalan,...</p>
<p><a rel="nofollow" href="https://portalmadura.com">PortalMadura.com - Situs Berita Madura Terkini</a></p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><a rel="nofollow" href="https://portalmadura.com/mutasi-pejabat-dinilai-ilegal-aktivis-bangkalan-demo-bupati-129039/">Mutasi Pejabat Dinilai Ilegal, Aktivis Bangkalan Demo Bupati</a></p>
<p><strong><a href="https://portalmadura.com/">PortalMadura.com</a>, <a href="https://portalmadura.com/berita-madura/bangkalan-3/">bangkalan</a></strong> &#8211; Aktivis senior Bangkalan melakukan aksi unjuk rasa di depan Kantor Bupati Bangkalan, <a href="https://portalmadura.com/berita-madura/">madura</a>, Jawa Timur, Kamis (22/3/2018).</p>
<p>Mereka menuntut 142 pejabat yang dimutasi pada tanggal 23 Februari 2018 dikembalikan pada posisi semula. Mereka menilai, mutasi yang dilakukan bupati melanggar peraturan.</p>
<p>&#8220;Saat situasi bupati Momon sudah demisioner masih melakukan pelantikan kepada para pejabat, itu pemurtadan namanya,&#8221; terang salah seorang orator aksi, Mohammad Hafid.</p>
<p>Dia menegaskan, mutasi tersebut dilakukan secara ilegal, sehingga segala bentuk kebijakan yang dilakukan oleh para pejabat tersebut tidak sah.</p>
<p>Masyarakat harus menolak atas semua pelayanan publik, karena statusnya cacat administratif.</p>
<p>&#8220;Validasinya ilegal, 142 pejabat yang dimutasi ya ilegal, pertama mekanisme dan prosedurnya cacat dan SK-nya sampai saat ini belum ada, bagaimana ada, kalau prosedur dan mekanismenya salah,&#8221; tegas dia.</p>
<p>Para aktivis meminta, 142 pejabat yang diduga melanggar aturan itu segera dikembalikan ke tempat semula selambat-lambatnya hari Senin depan.</p>
<p>Konsekuensinya, jika dalam waktu yang ditentukan itu tidak dipenuhi, mereka akan melakukan <em>sweeping</em>.</p>
<p>&#8220;Nanti akan kami <em>sweeping</em>, kami minta selambat-lambatnya hari Senin,&#8221; tandasnya dengan nada ancaman.</p>
<p>Hingga saat ini, para aktivis masih menunggu Pj Bupati Bangkalan untuk meminta kejelasan tentang 142 Pejabat yang dimutasi tesebut. <strong>(Hamid/Har)</strong></p>
<!-- RatingBintangAjaib --><p><a rel="nofollow" href="https://portalmadura.com">PortalMadura.com - Situs Berita Madura Terkini</a></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://portalmadura.com/mutasi-pejabat-dinilai-ilegal-aktivis-bangkalan-demo-bupati-129039/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
