<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" >

<channel>
	<title>Digitalisasi Pendidikan &#8211; PortalMadura.com</title>
	<atom:link href="https://portalmadura.com/tag/digitalisasi-pendidikan/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://portalmadura.com</link>
	<description>Situs Berita Madura Terkini</description>
	<lastBuildDate>Tue, 30 Jun 2026 05:19:00 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0</generator>

<image>
	<url>https://portalmadura.com/wp-content/uploads/2024/10/cropped-Logo-PortalMadura-1-32x32.webp</url>
	<title>Digitalisasi Pendidikan &#8211; PortalMadura.com</title>
	<link>https://portalmadura.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Nadiem Makarim di Tengah Badai Hukum: Digitalisasi Pendidikan, Mandat Presiden, dan Warisan Transformasi Merdeka Belajar</title>
		<link>https://portalmadura.com/nadiem-makarim-di-tengah-badai-hukum-digitalisasi-pendidikan-mandat-presiden-dan-warisan-transformasi-merdeka-belajar-339735/</link>
					<comments>https://portalmadura.com/nadiem-makarim-di-tengah-badai-hukum-digitalisasi-pendidikan-mandat-presiden-dan-warisan-transformasi-merdeka-belajar-339735/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[PortalMadura.com]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 30 Jun 2026 05:19:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Digitalisasi Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[joko widodo]]></category>
		<category><![CDATA[Merdeka Belajar]]></category>
		<category><![CDATA[Nadiem Makarim]]></category>
		<category><![CDATA[Sidang Chromebook]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://portalmadura.com/?p=339735</guid>

					<description><![CDATA[<p><a rel="nofollow" href="https://portalmadura.com/nadiem-makarim-di-tengah-badai-hukum-digitalisasi-pendidikan-mandat-presiden-dan-warisan-transformasi-merdeka-belajar-339735/">Nadiem Makarim di Tengah Badai Hukum: Digitalisasi Pendidikan, Mandat Presiden, dan Warisan Transformasi Merdeka Belajar</a></p>
<p>PortalMadura.com &#8211; Mantan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek) Nadiem Anwar Makarim menghadapi babak...</p>
<p><a rel="nofollow" href="https://portalmadura.com">PortalMadura.com - Situs Berita Madura Terkini</a></p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><a rel="nofollow" href="https://portalmadura.com/nadiem-makarim-di-tengah-badai-hukum-digitalisasi-pendidikan-mandat-presiden-dan-warisan-transformasi-merdeka-belajar-339735/">Nadiem Makarim di Tengah Badai Hukum: Digitalisasi Pendidikan, Mandat Presiden, dan Warisan Transformasi Merdeka Belajar</a></p>
<p><strong><a href="https://portalmadura.com/">PortalMadura.com</a></strong> &#8211; Mantan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek) Nadiem Anwar Makarim menghadapi babak krusial dalam sidang kasus dugaan korupsi pengadaan laptop berbasis Chromebook, dengan putusan dijadwalkan pada 30 Juni 2026.</p>
<p>Nadiem secara tegas membantah tudingan jaksa, menekankan bahwa program digitalisasi pendidikan yang ia jalankan merupakan amanat langsung dari Presiden Joko Widodo sejak awal jabatannya pada tahun 2019.</p>
<h2>Polemik Sidang Chromebook: Nadiem Bersikukuh Digitalisasi adalah Mandat Presiden</h2>
<p>Dalam sidang lanjutan di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta Pusat pada 23 Juni 2026, Nadiem menyampaikan duplik sebagai pembelaan terakhirnya.</p>
<p>Jaksa penuntut umum sebelumnya menuntut Nadiem Makarim dengan hukuman 18 tahun penjara dan denda Rp 1 miliar dalam kasus pengadaan Chromebook tersebut.</p>
<p>Nadiem mengkritik jaksa yang mengabaikan fakta bahwa mandat digitalisasi pendidikan bukanlah agenda pribadinya, melainkan arahan dari Presiden.</p>
<p>Ia bahkan menyebut dirinya dituntut lebih besar dari seorang teroris, merujuk pada beratnya hukuman yang diminta jaksa.</p>
<p>Presiden Jokowi sendiri, beberapa minggu sebelumnya, secara publik telah mengakui bahwa semua kebijakan Nadiem, termasuk digitalisasi pendidikan, adalah arahan dari Presiden.</p>
<p>Jaksa juga menyoroti peningkatan harta kekayaan Nadiem yang dianggap tidak seimbang dengan penghasilan sahnya.</p>
<p>Sidang putusan yang dinanti-nantikan ini menarik perhatian publik luas dan dijaga oleh 171 personel gabungan.</p>
<p>Komisi III DPR RI melihat Kejaksaan Agung bekerja secara teliti dalam kasus ini, tanpa terpengaruh perdebatan opini di luar ruang pengadilan.</p>
<h2>Digitalisasi Pendidikan: Visi Transformasi di Bawah Arahan Jokowi</h2>
<p>Digitalisasi pendidikan merupakan visi fundamental yang diusung Nadiem Makarim sejak ia menjabat sebagai Mendikbud pada tahun 2019.</p>
<p>Nadiem percaya teknologi akan secara signifikan memperkuat sektor pendidikan di Indonesia.</p>
<p>Ia diberikan amanah untuk membangun platform teknologi yang membantu kepala sekolah, guru, dan murid mengenal dunia baru pembelajaran di era digital.</p>
<p>Program digitalisasi ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas pembelajaran, memperluas akses pendidikan, serta mempersiapkan generasi muda menghadapi tantangan era digital.</p>
<p>Indonesia bahkan disebut Nadiem sebagai pelopor transformasi sistem pendidikan digital yang menginspirasi negara-negara anggota PBB lainnya.</p>
<h3>Merdeka Belajar: Pilar Utama Pembaharuan Kurikulum dan Pengajaran</h3>
<p>Inisiatif Merdeka Belajar menjadi pilar utama transformasi pendidikan di bawah kepemimpinan Nadiem Makarim.</p>
<p>Program ini dicanangkan pada Hari Guru Nasional tahun 2019, dengan tujuan menciptakan suasana belajar yang bahagia dan bebas dari beban skor semata.</p>
<p>Salah satu kebijakan pokoknya adalah penggantian Ujian Nasional (UN) dengan Asesmen Kompetensi Minimum dan Survei Karakter.</p>
<p>Asesmen ini menekankan kemampuan penalaran literasi dan numerik, berdasarkan praktik terbaik tes PISA.</p>
<p>Ujian Sekolah Berstandar Nasional (USBN) juga diserahkan sepenuhnya kepada sekolah untuk menentukan bentuk penilaiannya.</p>
<p>Nadiem juga menyederhanakan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) menjadi hanya satu halaman, sehingga guru memiliki lebih banyak waktu untuk mengajar dan meningkatkan kompetensi.</p>
<p>Program Kampus Merdeka memberikan fleksibilitas bagi mahasiswa untuk mengambil mata kuliah di luar program studi, memperluas wawasan dan kesiapan kerja.</p>
<p>Kurikulum Merdeka yang lebih fleksibel ini memberdayakan guru menjadi lebih kreatif dan inovatif dalam pelaksanaan proses pembelajaran.</p>
<h2>Capaian dan Inovasi di Bawah Kemendikbudristek</h2>
<p>Di bawah kepemimpinan Nadiem, Kemendikbudristek meluncurkan berbagai platform digital yang telah digunakan oleh jutaan orang.</p>
<p>Contohnya adalah platform Merdeka Mengajar yang digunakan oleh lebih dari 141.000 sekolah, sementara 1,1 juta pendidik telah menerapkan Kurikulum Merdeka.</p>
<p>Aplikasi Rencana Kegiatan dan Anggaran Sekolah (RKAS) telah digunakan oleh 99 persen satuan pendidikan untuk pelaporan dana BOS, dengan nilai Rp 51,67 triliun pada tahun 2022.</p>
<p>Sistem Informasi Pengadaan Sekolah (SIPLah) juga digunakan oleh 204 ribu satuan pendidikan dengan anggaran senilai Rp 9,5 triliun.</p>
<p>Sejak tahun 2020 hingga 2022, sebanyak 70.579 sekolah formal telah menerima bantuan perangkat teknologi informasi komunikasi (TIK) untuk mendukung digitalisasi.</p>
<p>Kebijakan Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) juga mengalami perubahan signifikan, dengan penyaluran langsung ke rekening sekolah dan izin penggunaan hingga 50% dana BOS untuk gaji guru honorer, sebagai langkah awal peningkatan kesejahteraan guru.</p>
<h2>Tantangan dan Pandemi: Ujian Kepemimpinan Nadiem</h2>
<p>Ketika awal menjabat pada Oktober 2019, Nadiem Makarim menghadapi tantangan besar, termasuk persoalan guru yang belum terstandar dan kesejahteraan guru honorer yang masih memprihatinkan.</p>
<p>Mengelola birokrasi kementerian dengan pejabat senior juga menjadi tantangan awal bagi mantan CEO Go-Jek ini.</p>
<p>Pandemi COVID-19 kemudian menghadirkan tantangan terbesar dalam hidupnya sebagai menteri, memaksa percepatan pembelajaran daring yang belum ideal.</p>
<p>Nadiem menyatakan pentingnya kombinasi pembelajaran tatap muka dan teknologi untuk potensi belajar siswa yang luar biasa.</p>
<p>Meskipun demikian, Nadiem senantiasa berpegang pada prinsip &#8220;tidak mau melihat ke belakang&#8221; dan &#8220;lakukan yang terbaik&#8221;, mendorong timnya untuk berani membuat gebrakan baru demi masa depan generasi.</p>
<p>Beberapa kritik juga muncul terkait minimnya transparansi dan akuntabilitas anggaran Kemendikbudristek dalam program Merdeka Belajar dari Koalisi Masyarakat Sipil.</p>
<p>Terlepas dari gejolak hukum yang sedang dihadapi, warisan Nadiem Makarim dalam mendorong transformasi digital dan implementasi Merdeka Belajar telah membentuk arah baru bagi pendidikan Indonesia.</p>
<p>Pemerintah Indonesia, melalui kebijakan Merdeka Belajar, bercita-cita menghadirkan pendidikan bermutu tinggi yang merata bagi seluruh rakyat.</p>
<!-- RatingBintangAjaib --><p><a rel="nofollow" href="https://portalmadura.com">PortalMadura.com - Situs Berita Madura Terkini</a></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://portalmadura.com/nadiem-makarim-di-tengah-badai-hukum-digitalisasi-pendidikan-mandat-presiden-dan-warisan-transformasi-merdeka-belajar-339735/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
