<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" >

<channel>
	<title>Hasan Fawzi &#8211; PortalMadura.com</title>
	<atom:link href="https://portalmadura.com/tag/hasan-fawzi/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://portalmadura.com</link>
	<description>Situs Berita Madura Terkini</description>
	<lastBuildDate>Wed, 13 May 2026 05:54:45 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0</generator>

<image>
	<url>https://portalmadura.com/wp-content/uploads/2024/10/cropped-Logo-PortalMadura-1-32x32.webp</url>
	<title>Hasan Fawzi &#8211; PortalMadura.com</title>
	<link>https://portalmadura.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>OJK sebut koreksi IHSG usai rebalancing MSCI Mei 2026 masih wajar. Tidak ada panic selling, valuasi saham RI kini makin kompetitif</title>
		<link>https://portalmadura.com/ojk-sebut-koreksi-ihsg-usai-rebalancing-msci-mei-2026-masih-wajar-tidak-ada-panic-selling-valuasi-saham-ri-kini-makin-kompetitif-336319/</link>
					<comments>https://portalmadura.com/ojk-sebut-koreksi-ihsg-usai-rebalancing-msci-mei-2026-masih-wajar-tidak-ada-panic-selling-valuasi-saham-ri-kini-makin-kompetitif-336319/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[PortalMadura.com]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 13 May 2026 05:54:45 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Ekonomi]]></category>
		<category><![CDATA[Bursa Efek Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Hasan Fawzi]]></category>
		<category><![CDATA[IHSG]]></category>
		<category><![CDATA[Investasi]]></category>
		<category><![CDATA[MSCI]]></category>
		<category><![CDATA[OJK]]></category>
		<category><![CDATA[Rebalancing Index]]></category>
		<category><![CDATA[Saham]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://portalmadura.com/?p=336319</guid>

					<description><![CDATA[<p><a rel="nofollow" href="https://portalmadura.com/ojk-sebut-koreksi-ihsg-usai-rebalancing-msci-mei-2026-masih-wajar-tidak-ada-panic-selling-valuasi-saham-ri-kini-makin-kompetitif-336319/">OJK sebut koreksi IHSG usai rebalancing MSCI Mei 2026 masih wajar. Tidak ada panic selling, valuasi saham RI kini makin kompetitif</a></p>
<p>PortalMadura.com – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memberikan tanggapan terkait merosotnya Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG)...</p>
<p><a rel="nofollow" href="https://portalmadura.com">PortalMadura.com - Situs Berita Madura Terkini</a></p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><a rel="nofollow" href="https://portalmadura.com/ojk-sebut-koreksi-ihsg-usai-rebalancing-msci-mei-2026-masih-wajar-tidak-ada-panic-selling-valuasi-saham-ri-kini-makin-kompetitif-336319/">OJK sebut koreksi IHSG usai rebalancing MSCI Mei 2026 masih wajar. Tidak ada panic selling, valuasi saham RI kini makin kompetitif</a></p>
<p><strong><a href="https://portalmadura.com/">PortalMadura.com</a></strong> – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memberikan tanggapan terkait merosotnya Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) usai pengumuman hasil rebalancing indeks global Morgan Stanley Capital International (MSCI). Meski indeks terkoreksi cukup dalam, otoritas menegaskan bahwa kondisi pasar masih stabil dan berada dalam batas kewajaran.</p>
<p>Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon OJK, <strong>Hasan Fawzi</strong>, menyatakan bahwa penurunan ini tidak disertai dengan kepanikan investor. Menurutnya, indikator perdagangan seperti frekuensi, volume, dan nilai transaksi masih menunjukkan aktivitas yang normal.</p>
<p>“Data frekuensi dan volume transaksi hari ini cukup baik. Secara rata-rata tidak ada perbedaan signifikan dibanding hari-hari sebelumnya. Ini membuktikan tidak adanya <em>panic selling</em> atau reaksi sepihak dari investor,” ujar Hasan dalam konferensi pers di Gedung Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Rabu (13/5/2026).</p>
<h2>Konsekuensi Reformasi Pasar Modal</h2>
<p>Pada pembukaan perdagangan Rabu pagi, IHSG tercatat melemah 94,96 poin atau sekitar 1,38 persen ke level 6.763,94. Hingga pukul 11.55 WIB, posisi indeks masih tertahan di zona merah pada level 6.738,31.</p>
<p>Hasan menjelaskan bahwa pelemahan ini merupakan dampak jangka pendek (<em>short term pain</em>) dari langkah berani OJK dan BEI dalam melakukan reformasi transparansi struktur kepemilikan saham. Reformasi ini memungkinkan penyedia indeks global seperti MSCI menghitung porsi saham secara lebih akurat dan kredibel.</p>
<p>“Penurunan harga saham yang terdampak rebalancing adalah konsekuensi yang sudah kami perhitungkan sejak awal. Namun, langkah ini sangat penting untuk menciptakan pasar modal yang lebih sehat dan transparan dalam jangka panjang,” tambahnya.</p>
<h2>Momentum Selektif bagi Investor</h2>
<p>Di tengah tekanan pasar, OJK melihat adanya peluang bagi investor untuk melakukan akumulasi saham. Saat ini, rata-rata <em>Price to Earnings Ratio</em> (PER) saham di Indonesia berada di kisaran 16 kali, angka yang dinilai cukup murah dan kompetitif dibandingkan bursa saham di kawasan regional lainnya.</p>
<p>“Kami berharap investor dapat memanfaatkan momentum ini secara selektif untuk masuk ke pasar dan memilih saham-saham dengan fundamental serta prospek kinerja yang solid ke depan,” kata Hasan.</p>
<h2>Kepastian di Tengah Ketidakpastian Global</h2>
<p>Senada dengan OJK, Pejabat Sementara (Pjs) Direktur Utama BEI, <strong>Jeffrey Hendrik</strong>, menilai pengumuman MSCI justru memberikan sentimen positif berupa kepastian. Selama ini, pasar dibayangi kekhawatiran akibat isu geopolitik dan fluktuasi mata uang.</p>
<p>“Pengumuman MSCI hari ini setidaknya mengurangi satu elemen ketidakpastian yang selama ini ditunggu-tunggu oleh pelaku pasar,” jelas Jeffrey.</p>
<h2>Daftar Saham yang Terdepak dari MSCI</h2>
<p>Berdasarkan hasil <em>MSCI May 2026 Index Review</em>, terdapat perubahan signifikan pada posisi saham emiten asal Indonesia:</p>
<ul>
<li><strong>Keluar dari MSCI Global Standard Index:</strong> AMMN (Amman Mineral), BREN (Barito Renewables), TPIA (Chandra Asri), DSSA (Dian Swastatika), CUAN (Petrindo Jaya), dan AMRT (Sumber Alfaria).</li>
<li><strong>Masuk ke MSCI Global Small Cap Index:</strong> AMRT (Sumber Alfaria).</li>
<li><strong>Keluar dari MSCI Global Small Cap Index:</strong> ANTM, AALI, BANK, BSDE, DSNG, SIDO, MIDI, MIKA, MSIN, TKIM, APIC, SSMS, dan TAPG.</li>
</ul>
<p>Perubahan ini efektif dilakukan sebagai bagian dari penyesuaian berkala indeks global yang menjadi acuan banyak manajer investasi di seluruh dunia.</p>
<!-- RatingBintangAjaib --><p><a rel="nofollow" href="https://portalmadura.com">PortalMadura.com - Situs Berita Madura Terkini</a></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://portalmadura.com/ojk-sebut-koreksi-ihsg-usai-rebalancing-msci-mei-2026-masih-wajar-tidak-ada-panic-selling-valuasi-saham-ri-kini-makin-kompetitif-336319/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
