<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" >

<channel>
	<title>Jenis Dorongan Jiwa dalam Diri Manusia &#8211; PortalMadura.com</title>
	<atom:link href="https://portalmadura.com/tag/jenis-dorongan-jiwa-dalam-diri-manusia/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://portalmadura.com</link>
	<description>Situs Berita Madura Terkini</description>
	<lastBuildDate>Sun, 25 Aug 2019 07:25:25 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0</generator>

<image>
	<url>https://portalmadura.com/wp-content/uploads/2024/10/cropped-Logo-PortalMadura-1-32x32.webp</url>
	<title>Jenis Dorongan Jiwa dalam Diri Manusia &#8211; PortalMadura.com</title>
	<link>https://portalmadura.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>4 Jenis Dorongan Jiwa dalam Diri Manusia Menurut Alquran</title>
		<link>https://portalmadura.com/4-jenis-dorongan-jiwa-dalam-diri-manusia-menurut-alquran-206296/</link>
					<comments>https://portalmadura.com/4-jenis-dorongan-jiwa-dalam-diri-manusia-menurut-alquran-206296/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[PortalMadura.com]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 25 Aug 2019 10:00:35 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Sosial Budaya]]></category>
		<category><![CDATA[Alquran dan Sains]]></category>
		<category><![CDATA[Jenis Dorongan Jiwa dalam Diri Manusia]]></category>
		<category><![CDATA[Jiwa]]></category>
		<category><![CDATA[Tasawuf]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://portalmadura.com/?p=206296</guid>

					<description><![CDATA[<p><a rel="nofollow" href="https://portalmadura.com/4-jenis-dorongan-jiwa-dalam-diri-manusia-menurut-alquran-206296/">4 Jenis Dorongan Jiwa dalam Diri Manusia Menurut Alquran</a></p>
<p>PortalMadura.com &#8211; Jiwa atau yang dalam bahasa Arabnya dikenal dengan sebutan nafs, pasti dimiliki oleh...</p>
<p><a rel="nofollow" href="https://portalmadura.com">PortalMadura.com - Situs Berita Madura Terkini</a></p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><a rel="nofollow" href="https://portalmadura.com/4-jenis-dorongan-jiwa-dalam-diri-manusia-menurut-alquran-206296/">4 Jenis Dorongan Jiwa dalam Diri Manusia Menurut Alquran</a></p>
<p><strong><a href="https://portalmadura.com/">PortalMadura.com</a></strong> &#8211; Jiwa atau yang dalam bahasa Arabnya dikenal dengan sebutan <em>nafs</em>, pasti dimiliki oleh setiap manusia yang lahir ke dunia ini. Namun, pengertian dari <em>nafs</em> itu sendiri memiliki banyak arti, sehingga perlu pemahaman yang baik untuk dapat menggunakan kata tersebut dengan benar.</p>
<p>Dilansir dari <em>Okezone.com</em>, Minggu (25/8/2019), dijelaskan dalam Alquran, bahwa terdapat 4 jenis jiwa dalam diri manusia, dan kata <em>nafs</em> itu sendiri disebutkan sebanyak 160 kali. Adapun dalam Alquran, kata <em>nafs</em> terkadang berarti dorongan jiwa atau syahwat.</p>
<p>Sedangkan jika dilihat dalam buku &#8216;Fenomena Kejiwaan Manusia Dalam Perspektif Alquran dan Sains&#8217; yang diterbitkan oleh Lajnah Pentashihan Mushaf Alquran Badan Litbang dan Diklat Kementerian Agama RI, kata<em> nafs</em> terkadang bermakna spesies manusia (berarti bersifat fisik), kadang bersifat rohani saja, dan kadang dikesankan bahwa jiwa itu kekal.</p>
<p><strong>Baca Juga: <em><a title="Tautan ke: 3 Tingkatan Nafsu dalam Diri Manusia yang Perlu Anda Ketahui" href="https://portalmadura.com/3-tingkatan-nafsu-dalam-diri-manusia-yang-perlu-anda-ketahui-157761" rel="bookmark">3 Tingkatan Nafsu dalam Diri Manusia yang Perlu Anda Ketahui</a></em></strong></p>
<p>Berikut empat jenis dorongan jiwa sesuai kecenderungannya yang dijelaskan dalam Alquran:</p>
<h3><strong>An-nafs Al-ammarah Bi As-su&#8217; (Dorongan Jiwa untuk Berbuat Buruk)</strong></h3>
<p>Seperti yang disebutkan dalam Alquran: <em>&#8220;Dan aku tidak (menyatakan) diriku bebas (dari kesalahan), karena sesungguhnya nafsu itu selalu mendorong kepada kejahatan, kecuali (nafsu) yang diberi rahmat oleh Tuhanku. Sesungguhnya Tuhanku Maha Pengampun, Maha Penyayang,&#8221; (QS. Yusuf : 5)</em>.</p>
<p>Menurut az-Zamakhsyariy, kata <em>an-nafs</em> pada ayat di atas bermakna jenis kelamin, yaitu bahwa jenis kelamin laki-laki dan perempuan itu menimbulkan syahwat yang dapat membawa kepada keburukan.</p>
<p>Maka dari itu, Islam melarang perempuan dan laki-laki yang bukan muhrim untuk berduaan, karena hal tersebut dapat mengundang nafsu (jiwa) untuk melakukan hal-hal yang seharusnya tidak dilakukan.</p>
<h3><strong>An-nafs Al-lawwamah (Jiwa yang Menyesal karena Melakukan Maksiat)</strong></h3>
<p>Untuk menjelaskan <em>An-nafs al-lawwamah,</em> Allah SWT berfirman: <em>&#8220;Aku bersumpah dengan hari kiamat, dan aku bersumpah demi jiwa yang selalu menyesali (dirinya sendiri),&#8221; (QS. Al-Qiyamah : 1-2)</em>.</p>
<p>Menurut az-Zamakhsyariy, jiwa-jiwa manusia akan menyesali diri pada hari kiamat karena sedikitnya takwa mereka kepada Allah saat di dunia. Sementara itu, M. Quraish Shihab (2002, 9:167) menjelaskan, semua orang akan menyesal pada hari kiamat karena tidak menggunakan seluruh kesempatan hidup di dunia untuk berbuat baik.</p>
<p>Quraish Shihab juga menjelaskan bahwa <em>an-nafs al-lawwamah</em> berposisi di antara <em>an-nafs al-mutma&#8217;innah</em> dan <em>an-nafs al-ammarah bi as-su&#8217;</em>.</p>
<p>Untuk itu, sebagai manusia yang beriman, umat Muslim dianjurkan agar selalu berbuat kebaikan dan menghindari segala perilaku buruk agar terhindar dari jiwa yang menyesal karena telah melakukan maksiat.</p>
<h3><strong>An-nafs Al-mutma&#8217;innah</strong></h3>
<p>Firman Allah SWT: <em>&#8220;Wahai jiwa yang tenang! Kembalilah kepada Tuhanmu dengan hati yang rida dan diridai-Nya&#8221; (QS. Al-Fajr : 27-28)</em>.</p>
<p>Menurut az-Zamakhsyariy, seruan &#8216;kembalilah&#8217; berarti ketika seseorang menemui kematiannya, atau ketika dibangkitkan dari kubur, atau ketika roh seseorang tersebut akan masuk surga.</p>
<p>Sedikit berbeda dengan az-Zamakhsyariy, M.Quraish Shihab mengatakan, kata &#8216;kembalilah&#8217; pada ayat tersebut merujuk pada waktu ketika jiwa akan meninggalkan jasadnya, atau saat seseorang meninggal dunia, atau ketika dibangkitkan dari alam kubur.</p>
<h3><strong>An-nafs Al-mulhamah (Jiwa yang Diilhami)</strong></h3>
<p>Seperti yang disebutkan dalam firman Allah SWT pada surah Asy-Syams ayat 8, yaitu: <em>&#8220;Maka Dia mengilhamkan kepadanya (jalan) kejahatan dan ketakwaannya&#8221;</em>.</p>
<p>Menurut M.Quraish Shihab (2002: 15: 297-299), bahwa ilham berbeda dari wahyu. Menurut Shihab, ilham adalah semacam intuisi, pemberitahuan langsung dari Allah SWT bahwa suatu perbuatan itu baik atau buruk.</p>
<p>Selain az-Zamakhsyariy dan M. Quraish Shihab, Al-Gazally juga memberikan pemahamannya mengenai jiwa atau <em>nafs</em>. Selain seorang rohaniawan, Al-Gazally juga menghabiskan hidupnya sebagai seorang sufi terkemuka. Menurut Al-Gazally, jiwa (<em>nafs</em>) itu terdapat tiga macam.</p>
<p>Pertama, <em>an-nafs al-ammarah</em>, yaitu <em>nafs</em> yang selalu menyuruh pada kejahatan dan <em>nafs</em> semacam ini berada pada tingkat paling bawah. Kedua, <em>an-nafs al-lawwamah</em>, yaitu <em>nafs</em> yang sudah meningkat ke arah yang lebih baik dan tunduk kepada hati nurani yang selalu membisikkan kebenaran. Ketiga, <em>an-nafs al-mutma&#8217;innah</em>, yaitu <em>nafs</em> yang tenang. <em>Wallahu A’lam</em>.</p>
<!-- RatingBintangAjaib --><p><a rel="nofollow" href="https://portalmadura.com">PortalMadura.com - Situs Berita Madura Terkini</a></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://portalmadura.com/4-jenis-dorongan-jiwa-dalam-diri-manusia-menurut-alquran-206296/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
